Wasim Rizvi Jadi Sorotan Gara-gara Keluarkan Petisi Hapus 26 Ayat Alquran

- Kamis, 18 Maret 2021 | 17:29 WIB
Wasim Rizvi Jadi Sorotan Gara-gara Keluarkan Petisi Hapus 26 Ayat Alquran (Time of india)
Wasim Rizvi Jadi Sorotan Gara-gara Keluarkan Petisi Hapus 26 Ayat Alquran (Time of india)

TEBET, AYOJAKARTA.COM -- Mantan ketua Dewan Wakaf Syiah Uttar Pradesh, India, Wasim Rizvi, sedang menjadi sorotan karena mengajukan litigasi kepentingan publik (PIL) di Mahkamah Agung. Ia mengeluarkan petisi menghapus 26 ayat dari Alquran, karena dinilai mengajarkan kekerasan.

Pria berusia 50 tahun ini bukanlah orang baru dalam berita kontroversi di India. Ia kerap menjadi bahan berita karena pernyataannya tentang masalah-masalah seperti talak tiga dan sengketa Ayodhya, serta kasus korupsi dan mempromosikan permusuhan yang diajukan terhadapnya.

Meski Rizvi sering mengambil posisi sejalan dalam isu-isu kontroversial yang diangkat Partai Bharatiya Janata (BJP), kini para pemimpin partai yang berkuasa ini, termasuk mantan Menteri Persatuan Syed Shahnawaz Hussain, mengutuk langkah terbarunya.

"Saya sangat keberatan dan mengutuk petisi Wasim Rizvi yang meminta penghapusan 26 ayat dari Alquran. Partai saya berpendapat mengatakan hal-hal yang tidak masuk akal tentang teks agama apa pun, termasuk Alquran, adalah tindakan yang sangat terkutuk," kata Hussain dikutip di The Indian Express, Kamis (18/3).

Rizvi, dalam PIL-nya, menuduh 26 ayat yang mempromosikan kekerasan ini bukan bagian dari Alquran asli. Ayat-ayat tersebut disebut ditambahkan dalam revisi-revisi selanjutnya, dan karenanya harus dihapus dari kitab suci.

Syiah dan Sunni bersatu untuk mengutuk ini. Mereka mengklaim PIL tersebut hanyalah aksi publisitas dan upaya untuk melukai sentimen agama.

Setelah permohonan yang diajukan pada 11 Maret, telah terjadi protes terhadap Rizvi di beberapa kota, dan pengaduan polisi. Termasuk salah satu pengaduan diajukan oleh pemimpin BJP di Jammu dan Kashmir, serta di Bareilly UP.

Bahkan, seorang pengacara yang berbasis di Moradabad telah ditandai karena diduga mengumumkan hadiah Rs 11 lakh rupee India, untuk "pemenggalan" Rizvi.

Organisasi Muslim lainnya di Uttar Pradesh, Asosiasi Kesejahteraan Shiane Haider-e-Karrar, sebelumnya telah mengumumkan hadiah rupee India untuk pemenggalan kepala Rizvi. Beberapa pemimpin agama Muslim menuntut pengucilan atas Rizvi.

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Pentingnya Skrining Pribadi Sebelum Beraktivitas

Sabtu, 4 September 2021 | 15:46 WIB

7 Motor Paling Populer di 2021

Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:29 WIB

11 Sumber Vitamin C Alami yang Bagus Hadapi Pandemi

Selasa, 17 Agustus 2021 | 10:47 WIB

6 Penyebab Rambut Ubanan Padahal Masih Muda

Minggu, 8 Agustus 2021 | 16:58 WIB

Covid-19 Bisa Menular Lewat Makanan? Ini Faktanya

Minggu, 8 Agustus 2021 | 14:26 WIB

Dituduh Lecehkan Pembantu, Ivan Gunawan Buka Suara

Minggu, 8 Agustus 2021 | 13:16 WIB

Denny Darko Ramal Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024

Minggu, 8 Agustus 2021 | 09:54 WIB
X