Tiga Kriteria untuk Mengikuti Tes Massal Covid-19

- Senin, 23 Maret 2020 | 17:07 WIB
Ilustrasi- Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan kepada seorang warga di Caracas, Venezuela. (REUTERS/Manaure Quintero)
Ilustrasi- Petugas medis menyemprotkan cairan disinfektan kepada seorang warga di Caracas, Venezuela. (REUTERS/Manaure Quintero)

SUMUR BANDUNG, AYOBANDUNG.COM -- Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan segera melakukan tes masif Covid-19 di wilayah Bodebek dan sebagian Bandung Raya (Kota Bandung, Kab. Bandung, Kab. Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kab. Sumedang) pada Rabu 25 Maret 2020.

Gubernur Jabar Ridwan Kamil menyatakan bahwa tes tersebut hanya akan dilakukan bagi warga yang masuk ke dalam 3 kategori tertentu.

Pertama adalah warga Kategori A. Warga yang masuk kategori ini adalah warga dengan risiko tertular paling tinggi, meliputi Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang baru tiba dari luar negeri, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) dan keluarga, tetangga, dan temannya, serta petugas kesehatan di rumah sakit yang menangani pasien Covid-19.

Kedua, adalah Kategori B. Warga yang masuk ke dalam kategori ini adalah yang memiliki profesi atau interaksi sosial yang rawan tertular.

Ketiga, Kategori C meliputi masyarakat luas yang memiliki gejala sakit yang diduga penyakit COVID-19. Dugaan tersebut harus merujuk keterangan dari fasilitas kesehatan, bukan self-diagnosis atau hasil diagnosa diri sendiri.

“Tolong disosialisasikan bahwa tes masif ini bukan untuk semua orang. Ini adalah uji petik untuk mencari peta persebaran,” ungkap Emil, sapaan Ridwan Kamil saat memimpin video conference Rapat Persiapan Pelaksanaan Tes Covid-19 di Gedung Pakuan Bandung, Senin (23/3/20).

Emil mengatakan, warga Jabar yang merasa sehat tidak perlu melakukan tes. Kecuali mereka masuk ke dalam kategori tiga warga di atas.

"Kalau tidak masuk dalam ketiga kategori tadi, maka tidak usah panik tinggal di rumah saja, sosial distancing. Tidak perlu khawatir harus di tes ini dan itu kecuali tiga kategori tadi," ungkapnya.

Dia mengatakan, tes masif yang akan dilakukan berupa RDT (Rapid Diagnose Test) bagi Kategori B dan C akan dilakukan secara drive-through (drive thru) mulai Rabu. Sementara Kategori A tidak dilakukan secara drive thru, tetapi dikombinasikan dengan PCR (Polymerase Chain Reaction) dari pintu ke pintu di rumah sakit rujukan ODP dan PDP di daerah masing-masing.

“Proses drive-through ini akan dilaksanakan paling cepat Rabu. Sehingga sambil menunggu drive-through, para kepala daerah bisa melakukan tes masif ini kepada kategori A di wilayahnya masing-masing,” ungkapnya.

Emil memaparkan bahwa rapid test ini hasilnya dapat diketahui dalam hitungan 15 menit. Tes dilakukan dengan menggunakan darah.

Dia juga menjelaskan bahwa syarat lokasi pelaksanaan tes masif Covid-19 bagi Kategori B dan C yaitu memiliki lapangan parkir yang luas, akses yang mudah, dan lokasi yang berjauhan dengan pemukiman warga. Adapun tes masif ini dilakukan untuk mencari peta persebaran virus dan memutus rantai penyebaran agar bisa dilakukan tindak lanjut medis.

“Sementara ini yang kami setujui baru Lapangan Stadion Patriot untuk warga Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, dan Kabupaten Karawang,” ungkap Emil.

“Untuk Kabupaten Bogor sendiri, Kota Depok Sendiri, Kota Bogor sendiri. Sementara sisanya diskenariokan untuk wilayah Sukabumi, Cianjur, Cirebon, dan lainnya akan diantrikannya di Stadion Jalak Harupat, Kabupaten Bandung,” jelasnya.



Dok. Humas Pemprov Jabar
 

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Pentingnya Skrining Pribadi Sebelum Beraktivitas

Sabtu, 4 September 2021 | 15:46 WIB

7 Motor Paling Populer di 2021

Rabu, 18 Agustus 2021 | 13:29 WIB

11 Sumber Vitamin C Alami yang Bagus Hadapi Pandemi

Selasa, 17 Agustus 2021 | 10:47 WIB

6 Penyebab Rambut Ubanan Padahal Masih Muda

Minggu, 8 Agustus 2021 | 16:58 WIB

Covid-19 Bisa Menular Lewat Makanan? Ini Faktanya

Minggu, 8 Agustus 2021 | 14:26 WIB

Dituduh Lecehkan Pembantu, Ivan Gunawan Buka Suara

Minggu, 8 Agustus 2021 | 13:16 WIB

Denny Darko Ramal Ganjar Pranowo Jadi Presiden 2024

Minggu, 8 Agustus 2021 | 09:54 WIB
X