Alhamdulillah! Pakar Kesehatan Sebut Anak Belum Perlu Vaksin Booster  

- Rabu, 20 Juli 2022 | 09:30 WIB
ilustrasi varian Omicron. Beredar narasi yang menyebutkan bahwa penerima vaksin Covid-19 lebih rentan terpapar varian Omicron ketimbang nonvaksin. (Pixabay)
ilustrasi varian Omicron. Beredar narasi yang menyebutkan bahwa penerima vaksin Covid-19 lebih rentan terpapar varian Omicron ketimbang nonvaksin. (Pixabay)

 

JAKARTA, AYOBOGOR.COM -- Informasi mengenai kewajiban melakukan vaksinasi booster ternyata sebaiknya tidak dipukul rata.

Baru-baru ini seorang pakar kesehatan anak menyebutkan vaksinasi penguat alias booster Covid-19 belum begitu diperlukan untuk anak-anak.

Anggota Satgas Imunisasi Anak PP Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Prof Dr dr Soedjatmiko menyatakan anak-anak belum begitu membutuhkan vaksinasi booster.

Meski demikian vaksinasi booster mendesak bagi kaum lansia dengan komorbiditas.

"Lansia dengan komorbiditas seharusnya menjadi fokus vaksinasi booster Covid-19.

Baca Juga: Jangan Lupa! Mulai 17 Juli 2022, Vaksin Booster Wajib untuk Pelanggan KA Jarak Jauh

Untuk sementara vaksin dua kali pada anak cukup. Buktinya? Sakit Covid-19 berat dan meninggal pada anak sangat sangat sedikit. Sedangkan lansia sangat banyak yakni 47,5 persen,” kata Soedjatmiko melansir Suarajogja.id Selasa (19/7/2022).

Dia menjelaskan alasan anak belum memerlukan vaksinasi booster Covid-19 salah satunya karena angka kesakitan (morbiditas) tertinggi terjadi pada orang berusia 31-45 tahun yakni, sebesar 28,9 persen. Kedua, angka kematian (mortalitas) tertinggi terjadi pada orang berusia 60 tahun ke atas yakni, sebesar 47,5 persen.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X