Kapolda Metro Jaya sebut Khilafatul Muslimin Buat Negara di Dalam Negara

- Jumat, 17 Juni 2022 | 10:29 WIB
Polda Metro Jaya buru pengendara viral di Cawang karena kampanyekan khilafah. (Instagram via Suara.com)
Polda Metro Jaya buru pengendara viral di Cawang karena kampanyekan khilafah. (Instagram via Suara.com)

KEBAYORAN BARU, AYOJAKARTA.COM -- Polri telah menangkap sebanyak 23 tersangka yang tergabung dalam kelompok Khilafatul Muslimin.

Kelompok tersebut diduga hendak menyebarkan berita bohong, serta mengajarkan paham-paham yang bertentangan dengan nilai Pancasila.

Dalam rinciannya, petugas kepolisian telah menangkap 23 tersangka itu di beberapa wilayah, di antaranya Polda Jawa Tengah telah menangkap sebanyak enam tersangka. Kemudian, Polda Lampung menangkap lima tersangka dan Polda Jawa Barat menangkap lima tersangka. Lalu Polda Jawa Timur (Jatim) mengamankan satu tersangka dan Polda Metro Jaya menetapkan enam orang tersangka.

Baca Juga: Wapres Minta Masyarakat Sadarkan Kelompok yang Ingin Terapkan Khilafah

Menanggapi hal tersebut, Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol Fadil Imran, mengatakan bahwa kelompok Khilafatul Muslimin membangun negara di dalam negara.

"Dari hasil penyelidikan, di bawah permukaan senyatanya ormas ini telah membangun struktur pemerintahan, membangun sistem kewarganegaraan dan susunan kemasyarakatan," ujarnya, Kamis 16 Juni 2022.

Selain itu, kelompok Khilafatul Muslimin juga membangun suatu sistem pertukaran uang dan jasa, serta membangun sistem pendidikan yang terkait dengan ideologi khilafah.

"Keseluruhannya mengerucut pada adanya situasi, yang menunjukkan adanya negara dalam negara," jelasnya.

Baca Juga: Galang Dana Untuk ISIS Sejak 2019, Polri Tangkap Mahasiswa Tersangka Teroris di Malang

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X