Cegah Penyebaran Varian Omicorn, Kapolri Minta Kawasan Bandara dan Pelabuhan Internasional Diperketat

- Selasa, 28 Desember 2021 | 21:12 WIB
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (instagram)
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (instagram)

BABAKANMADANG, AYOBOGOR.COM - Sebanyak 48 kasus positif Covid-19 varian Omicorn sudah terjadi di Tanah Air. Hal itupun menjadi perhatian serius pemerintah, mengingat Covid-19 varian Omicron memiliki potensi penyebaran yang cukup cepat.

Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Listyo Sigit Prabowo,  meminta kepada pemerintah daerah dan masyarakat yang berada di kawasan bandara dan pelabuhan agar senantiasa berhati-hati.

Mengingat dua kategori wilayah tersebut menjadi salah satu jalur perlintasan keluar masuknya masyarakat baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Baca Juga: Kapolri Khawatir Momen Tahun Baru Jadi Kluster Penyebaran Covid-19 Varian Omicron

"Saya minta daerah yang berada di sekitar bandara internasional, wilayah pelabuhan dan wilayah lainnya, yang menjadi pintu masuk yang datang dari luar negeri agar senantiasa berhati-hati," ujarnya.

Ia juga meminta kepada pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait, agar betul-betul melakukan pengawasan dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat di wilayah bandara dan pelabuhan.

"Tolong pelaksanaan protokol kesehatan dan pemeriksaannya betul-betul dilaksanakan. Karantina 10 hingga 12 hari harus betul-betul dilaksanakan agar tidak tertular Covid-19 varian Omicorn," tutupnya.

Baca Juga: Begini Pesan Kapolda Jawa Barat Untuk Masyarakat di Malam Tahun Baru Nanti

Listyo mengaku khawatir, momen perayaan tahun baru ini berpotensi menjadi momen penyebaran Covid-19 varian Omicorn di Tanah Air. Sebab, momen tahun baru biasanya diwarnai dengan hingar-bingar masyarakat dan mobilitas masyarakat yang tinggi.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PNM Berhasil Mencetak 2 Rekor MURI  

Kamis, 21 April 2022 | 10:00 WIB
X