Varian Omicron Masuk ke Arab Saudi, Pemerintah Setempat Wajibkan Warga Dapatkan Vaksin Booster

- Sabtu, 4 Desember 2021 | 17:26 WIB
Ilustrasi.  Vaksin Moderna Covid-19 diperuntukan untuk nakes ibu hamil, dan masyarakat yang belum pernah divaksi (Pixabay)
Ilustrasi. Vaksin Moderna Covid-19 diperuntukan untuk nakes ibu hamil, dan masyarakat yang belum pernah divaksi (Pixabay)

RIYADH,AYOBOGOR.COM– Pemerintah Arab Saudi mewajibkan bagi semua warga negaranya yang berusia di atas 18 tahun dan sudah mendapatkan vaksinasi Covid-19 dua dosis untuk mendapatkan booster vaksin.

Langkah tersebut dilakukan lantaran pemerintah setempat mendeteksi masuknya varian Omicron ke Arab Saudi pada 1 Desember lalu. Temuan kasus pertama varian Omicron tersebut ditemukan saat dilakukan pemeriksaan terhadap salah seorang warga Arab Saudi yang baru saja kembali dari Afrika Utara.

"Satu kasus varian omicron telah terdeteksi di kerajaan, dia adalah warga negara yang berasal dari negara di Afrika bagian Utara," kata pejabat kementerian kepada kantor berita negara SPA.

Baca Juga: Menilik Situs Tugu Lonceng: Peninggalan Sejarah yang Terlupakan dan Kondisinya Memprihatinkan

"Dia telah diisolasi, begitu juga dengan orang yang berkontak dengannya, dan tindakan kesehatan yang diperlukan telah diambil," tambah pejabat tersebut.

Sedangkan untuk pelaksanaan vaksinasi booster, Pemerintah Arab Saudi akan mulai melaksanakannya secara massal pada 1 Februari 2022 mendatang.

Sebagaimana dilansir dari Arab News, status warga yang sudah mendapatkan vaksinasi dua dosis maupun yang nantinya akan mendapatkan booster vaksin akan terekam dalam aplikasi Tawakkalna.

Baca Juga: Polres Bogor Tetap Terapkan Ganjil Genap di Puncak Selama Weekend

Dimana layaknya aplikasi PeduliLindungi yang berlaku di Indonesia, aplikasi Tawakkalna yang berlaku di Arab Saudi juga memudahkan masyarakat untuk melakukan berbagai aktivitas.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Ayo Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X