Wisata Kampung Sunda Direncanakan Dibangun di Gunung Salak

- Kamis, 28 Desember 2017 | 18:55 WIB
Wisata Kampung Sunda Direncanakan Dibangun di Gunung Salak.(Wikipedia)
Wisata Kampung Sunda Direncanakan Dibangun di Gunung Salak.(Wikipedia)

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Tempat Wisata dengan konsep budaya yakni Kampung Sunda direncanakan bakal dibangun di kawasan Gunung Salak, Kabupaten Bogor.
 
PT. Artha Wahana Mukti yang akan mengembangkan kawasan Wisata Kampung Sunda itu pada Kamis (28/12/2017) telah melakukan audiensi dengan Wali Kota Bogor, Bima Arya terkait rencana pembangunan dan konsep pengembangan tempat wisata tersebut.
 
Manager PT. Artha Wahana Mukti Rahmat Budiman mengatakan lokasi utama yang akan dikembangkannya memang berada di Kabupaten Bogor namun demikian Kota Bogor juga akan dilibatkan dimana nantinya untuk akses menuju ke lokasi wisata dimulai dari Kota Bogor.
 
“Lokasi utama memang ada di Kabupaten Bogor, tepatnya di Gunung Salak seluas 350e hektar dan untuk aksesnya dari Kota Bogor, tepatnya di dekat Jungle Fest. Nanti ada double trek gondola untuk akses ke kawasan Gunung Salak,” terang Rahmat.
 
Rahmat mengungkapkan konsep yang akan dikembangkan di kawasan Gunung Salak tersebut dijadikan sebagai kawasan wisata yang berbasis budaya. “Jadi di lahan konservasi tersebut juga akan dibangun Kampung Sunda. Nanti masyarakat disitu akan campur baur dan pengunjung atau wisatawan nantinya tidak hanya menikmati wisata alam saja, tetapi ada juga wisata budayanya,” jelas Rahmat.
 
Tujuan dibangunnya kawasan wisata berbasis budaya ini kata Rahmat karena budaya sunda hampir pudar, bahkan di kalangan anak-anak banyak yang tidak mengetahui bahasa sunda. Untuk itu kawasan Gunung Salak itu akan dikembangkan menjadi kawasan Taman Hutan Nusantara Rimba Raya yang didalamnya terdapat Kampung Sunda.
 
Menanggapi rencana tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya menilai gagasan dan rencana ini sangat bagus. Namun hal tersebut harus disesuaikan terlebih dahulu dengan tata ruang yang ada di Kota Bogor.
 
 "Untuk konsep dan gagasan kita setuju, tapi titiknya yang mana saja harus jelas. Kami masih meminta kajian secara keseluruhan,” ujar Bima.

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Catat 6 Destinasi Liburan Ramah Keluarga di Malaysia

Jumat, 20 Agustus 2021 | 13:46 WIB

Bogor Borong 4 Penghargaan di Pekan Kerajinan Jabar

Senin, 28 Oktober 2019 | 09:29 WIB

5 Surga Tersembunyi di Bogor, Patut Dikunjungi

Senin, 23 September 2019 | 17:45 WIB

Saung Jurasep 3, Sajikan Menu Tradisional Berbeda

Kamis, 12 September 2019 | 12:50 WIB

Terpopuler

X