Apa Saja Dampak Buruk Kalau Buruh Mogok Nasional?

- Rabu, 7 Oktober 2020 | 14:57 WIB
Ilustrasi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
Ilustrasi. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

JAKARTA, AYOBOGOR.COM -- Pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja (Ciptaker) mendapat penolakan dari sejumlah pihak. Salah satunya adalah buruh. Imbasnya, mereka melakukan aksi mogok kerja nasional yang dimulai pada 6 Oktober 2020 dan rencana berakhir hingga 8 Oktober 2020.

Pengamat Ekonomi Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Bhima Yudistira Adhinegara menilai, aksi mogok kerja ini tentu menjadi perhatian bagi pelaku usaha, terlebih jika aksi mogok kerja tersebut berlangsung cukup lama.

Bhima menilai, dampak dari mogok kerja yang direncanakan selama tiga hari itu akan berdampak pada penurunan produktivitas di berbagai sektor, baik manufaktur hingga sektor jasa.

“Yang rugi pengusaha dan pemerintah karena produksi turun. Banyak target tak tercapai dan bagi pemerintah rugi karena penerimaan pajak berkurang,” kata Bhima kepada Ayojakarta.com, Selasa (6/10/2020).

Menurutnya, kerugian tersebut merupakan kesalahan pemerintah yang terlampau cepat mengejar pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja, padahal banyak poin dalam undang-undang sapu jagat tersebut yang tidak berpihak terhadap perlindungan tenaga kerja.

“Efek terhadap hubungan industrial di level paling kecil juga akan terpengaruh. Fatal pengesahan omnibus law yang terburu-buru tanpa mendengar aspirasi para pekerja,” ujar Bhima.

Diketahui, aski mogok buruh nasional terhadap pengesahan undang-undang sapu jagat itu juga membuat penguatan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) terkikis pada perdagangan hari ini.

Direktur PT TRFX Garuda Berjangka, Ibrahim Assuaibi, mengatakan mata uang garuda terkikis penguatannya. Dari awal perdagangan sempat menguat di 177 poin berubah drastis di penutupan pasar menjadi 65 poin.

“Ini akibat data internal kurang mendukung terhadap penguatan rupiah,” ujar Ibrahim dalam keterangannya yang diterima Ayojakarta.com.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Performa dan Rencana Strategi bank bjb syariah 2021

Senin, 6 September 2021 | 15:57 WIB

bank bjb Wujudkan Hunian Hijau Lewat bjb KPR Green

Kamis, 26 Agustus 2021 | 14:30 WIB

Terpopuler

X