Ratusan Personel TNI-Polri Diperbantukan Jadi Tim Tracing Wilayah

- Kamis, 5 Agustus 2021 | 13:15 WIB
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro (Yogi Faisal)
Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro (Yogi Faisal)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR - Ketua Satgas Covid-19 Kota Bogor Bima Arya Sugiarto akui, jika proses tracing pasien Covid-19 di Kota Bogor masih jauh dari kata ideal.

Jika mengacu kepada angka ideal. Seharusnya, saat ada satu pasien Covid-19, minimal Satgas Covid-19 melakukan tracing kepada 15 orang yang memiliki riwayat kontak erat.

"Kalau ada satu orang positif, minimal Satgas Covid-19 melakukan tracing kepada 15 orang kontak erat. Itu idealnya. Tapi kemampuan kami hanya melakukan tracing kepada 6 orang saja," katanya, Kamis 5 Agustus 2021.

Bima menyebut, Kota Bogor masih harus kerja keras agar setidaknya tim tracing yang ada bisa mencapai rasio tracing 1 kasus positif bisa menelusur minimal 8 orang kontak erat.

"Makannya saat ini, kami juga akan menggalakan kembali tracing kepada setiap kasus positif yang ada. Demi menekan potensi penyebaran Covid-19," ujarnya.

Untuk menambah daya telusur tim tracing, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro, juga menyiapkan pasukannya untuk membantu tim tracing di lapangan.

Sebanyak 200 orang personel gabungan TNI-Polri disiapkan untuk membantu proses tracing kasus positif Covid-19 di Kota Bogor.

"Jadi nanti di 68 kelurahan yang ada di Kota Bogor, akan ada dua personel polisi dan satu personel TNI yang akan membantu Satgas Covid-19 di wilayah dalam melakukan tracing," ujarnya.

Susatyo memastikan, petugas tracing dari Polri dan TNI memiliki kemampuan yang sama dengan petugas tracing dari Dinas Kesehatan. Setelah dilakukan pembekalan, petugas tracing TNI Polri juga menggunakan apikasi input data  yang sama. 

Halaman:

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Terpopuler

X