6 Jam Diperiksa di Polda Jabar, Bupati Bogor Dicecar 50 Pertanyaan

- Selasa, 15 Desember 2020 | 17:42 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin saat di Polda Jawa Barat, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)
Bupati Bogor Ade Yasin saat di Polda Jawa Barat, Kota Bandung. (Ayobandung.com/Fichri Hakiim)

BANDUNG, AYOBOGOR.COM -- Bupati Bogor Ade Yasin dimintai keterangan oleh penyidik Polda Jabar terkait kegiatan di Megamendung yang menimbulkan kerumunan. Ade diperiksa sekitar 6 jam dan dicecar 50 pertanyaan oleh penyidik Polda Jabar.

Ade datang ke Polda Jabar ditemani sejumlah orang pagi tadi. Sekitar jam 10.00 WIB pagi Ade masuk ke Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar. Setelah 6 jam diperiksa, wanita yang mengenakan pakaian berwarna merah dengan jilbab warna senada tersebut mengaku dicecar 50 pertanyaan oleh penyidik.

"Dari jam 10.00 WIB pagi diperiksa, alhamdulillah setelah 6 jam selesai jam 16.00 WIB sore. Tadi ditanya tentang kasus kerumunan di Megamendung. Ada sekitar 50 pertanyaan dan saya sudah jawab semua," ujar Ade di depan Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Selasa (15/12/2020).

Terkait kasus kerumunan di Megamendung, Ade menjelaskan bahwa kegiatan tersebut tak berizin. Bahkan, pihak panitia penyelenggara tak memberitahukan soal acara itu ke pemerintah setempat. Ade mengetahui kegiatan tersebut ketika acara telah selesai.

"Iya tidak berizin, karena pada saat itu tidak ada pemberitahuan. Jadi kami juga tidak bisa memberikan izin, apapun surat yang secara resmi kita balas itu tidak ada, yang kami tahu tiba-tiba ada kepulangan saja," jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, Polda Jabar melakukan pemeriksaan terhadap beberapa perangkat daerah berkaitan dengan acara Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Kabupaten Bogor. Beberapa perangkat daerah dimintai keterangan di Gedung Ditreskrimum Polda Jabar, Selasa (24/11/2020) lalu.

Kegiatan Habib Rizieq mengunjungi Pondok Pesantren Alam Agrokultural Markaz Syariah, Megamendung, Kabupaten Bogor, menimbulkan kerumunan.

Dari foto yang beredar, terlihat massa mengabaikan protokol kesehatan dan tidak mengenakan masker. Akibat kegiatan tersebut, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi dicopot dari jabatannya karena dinilai tak tegakkan protokol kesehatan.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Terpopuler

X