Antisipasi Penyebaran Covid-19, Warga Masuk Kota Bogor Di-Rapid Test

- Minggu, 1 November 2020 | 12:51 WIB
Rapid Test Covid-19 di Stasiun Bogor. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)
Rapid Test Covid-19 di Stasiun Bogor. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Mengantisipasi penyebaran Covid-19 saat libur panjang, Rabu (28/10/2020) hingga Minggu (1/11/2020), Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar rapid test massal gratis di beberapa titik lokasi kedatangan pengunjung. 

Lokasinya di terminal, stasiun, dan tempat wisata. Khusus di Stasiun KRL Bogor, Rapid Test digelar dua hari berturut-turut, yakni Kamis dan Jumat.

"Rapid test ini sesuai dengan arahan Wali Kota Bogor agar pengunjung yang datang ke Kota Bogor bisa diketahui reaktif atau non reaktif tidaknya," ujar Kabid Dalops Satpol PP Kota Bogor Theofilo Patrocinio, Minggu (1/11/2020).

Theo sapaan akrabnya mengatakan, pada pelaksanaan rapid test ini pihaknya mengarahkan penumpang kereta yang baru turun untuk melakukan pendaftaran. Setiap harinya ditargetkan 100 penumpang KRL mengikuti rapid test gratis ini.

Hal ini dilakukan untuk memastikan pengunjung yang datang ke Kota Bogor sehat, begitu juga saat pulang tetap dalam keadaan sehat. 

"Besok kami akan lanjut rapid test di The Jungle BNR dan hari terakhir di Kebun Raya Bogor," ujar  Theo.

Kepala Seksi P3MS Dinkes Kota Bogor, Djohan Misali mengatakan, rapid test ini sesuai keputusan Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Kota Bogor berkoordinasi dengan Dinkes Jawa Barat. Dalam tiga hari rapid test massal, tercatat enam orang reaktif dan langsung karantina mandiri. 

"Test swab akan dilakukan setelah lima hari karantina menunggu masa inkubasi, namun bagi warga luar Kota Bogor protapnya harus pulang kembali ke kota asalnya" ujar Djohan.

Sementara itu, salah satu peserta rapid test Nur Sukma Wijayanti mengatakan, ia datang dari Jakarta untuk menemui temannya di Bogor. 
Ia mengakui, sudah pernah tiga kali rapid test termasuk hari ini dan hasilnya non reaktif. Meski begitu, ia menyadari hasil rapid test belum bisa dipastikan apakah positif atau negatif mengingat ada beberapa kejadian saat hasilnya non reaktif dan kemudian di swab test hasilnya positif.

Halaman:

Editor: Fira Nursyabani

Tags

Terkini

Terpopuler

X