Cegah Peredaran Miras di Libur Panjang, Warung di Puncak Bogor Disidak

- Kamis, 29 Oktober 2020 | 16:22 WIB
Kepolisian meminimalisasi risiko peredaran minumas keras pada masa libur panjang pada 29 Oktober hingga 1 November 2020. Upaya preventif ini dilakukan dengan cara menyidak warung-warung kelontong ataupun sembako di kawasan Puncak Bogor. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)
Kepolisian meminimalisasi risiko peredaran minumas keras pada masa libur panjang pada 29 Oktober hingga 1 November 2020. Upaya preventif ini dilakukan dengan cara menyidak warung-warung kelontong ataupun sembako di kawasan Puncak Bogor. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

CISARUA, AYOBOGOR.COM -- Kepolisian meminimalisasi risiko peredaran minumas keras pada masa libur panjang pada 29 Oktober hingga 1 November 2020. Upaya preventif ini dilakukan dengan cara menyidak warung-warung kelontong ataupun sembako di kawasan Puncak Bogor.

Kasat Narkoba Polres Bogor AKP Eka Candra Mulyana mengatakan, kegiatan ini juga merupakan salah satu upaya Polres Bogor dalam memberantas peredaran minuman keras yang beredar luas di masyarakat.

"Sidak yang dilakukan Sat Narkoba sendiri menyasar warung-warung kelontong ataupun sembako pinggir jalan yang terindikasi menjual minuman keras beralkohol pun dilakukan," ujar Eka, Kamis (29/10/2020).

Bagi warung yang terjaring dan kedapatan menjual minuman keras, maka barang terlarang itu langsung disita sebagai barang bukti. Di samping itu pemilik penjual akan diamankan.

"Beberapa vila yang dicurigai pun tidak luput dari pemeriksaan petugas, seperti salah satu vila yang sedang mengadakan acara di kawasan Cisarua Puncak berhasil diamankan sebanyak 6 botol minuman keras," kata Eka.

Hingga ini, kepolisian sendiri berhasil mengamankan sebanyak 2.080 minuman keras berbagai merek dan jenis selama sidang dilangsungkan.

"Kegiatan ini pun akan terus kami lakukan. Langkah ini juga merupakan upaya polres Bogor memberantas peredaran minuman keras di wilayah kabupaten Bogor," katanya.

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

X