Orasi Mahasiswa Bogor untuk Jokowi: Dulu Pakde Ngemis Suara Kami!

- Selasa, 20 Oktober 2020 | 16:42 WIB
ilustrasi demonstrasi mahasiswa. (Ayobandung.com/Kavin Faza)
ilustrasi demonstrasi mahasiswa. (Ayobandung.com/Kavin Faza)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Mahasiswa yang berdemo di Bogor kesal karena polisi mematikan api yang disulut oleh massa demonstran.

Kepulan asap hitam pun terlihat menuju ke arah Istana Bogor. Hanya saja baru saja menyala, api itu sudah dipadamkan.

Anggota Polri-TNI sigap dan langsung memadamkan api pada pukul 13.40 WIB dengan menggunakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Kondisi itupun sempat memanas, karena mahasiswa kecewa terhadap anggota gabungan yang seketika langsung memadamkan api dari ban dan merusak kawat berduri.

Bahkan Kapolda Jawa Barat, Kapolda Jabar Irjen Pol Rudy Sufahriadi turut meninjau aksi tersebut.

Mahasiswa pun meneriaki anggota gabungan yang sengaja mematikan kobaran api tersebut.

"Kenapa bapak-bapak memadamkan api? Selama ini polisi menjadi provokator dalam aksi kami, kami melakukan aksi tidak membawa peralatan apapun, hanya tangan kosong," teriak mahasiswa.

Para mahasiswa menyinggung dengan kalimat kelak membuka masa lalu Jokowi saat Pilpres 2019. Saat itu Jokowi berlomba mencari simpatik dan suara melawan Prabowo Subianto.

"Pakde Jokowi, kemarin pas pemilihan pakde mengemis-ngemis meminta suara kami, sekarang untuk menemui kami pakde enggan," teriak seorang mahasiswa yang sedang melakukan orasinya.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

X