Pemkot Bogor Evaluasi Pelaksanaan PSBB Hari Pertama

- Kamis, 16 April 2020 | 09:36 WIB
Anggota Polresta Bogor melakukan pemeriksaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari pertama, Rabu (15/4). (satlantas_polrestabogorkota)
Anggota Polresta Bogor melakukan pemeriksaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) hari pertama, Rabu (15/4). (satlantas_polrestabogorkota)

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Pemkot Bogor secara resmi telah memberlakukan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) selama 14 hari ke depan, Rabu (15/4). Setidaknya terdapat 10 titik check point di Kota Bogor.

Adapun pos pemantau berada diĀ  Simpang Bubulak, Simpang Ciawi, Simpang Bogor Outer Ring Road (BORR), Simpang Pomad, Simpang Yasmin, Simpang Terminal Baranangsiang, Simpang Batutulis, Simpang Empang, Simpang Gunung Batu dan Simpang RSUD Kota Bogor.

Namun, berdasarkan praktiknya di titik check point tersebut masih tampak jauh dari bayangan. Volume kendaraan juga masih terlihat masih cukup padat. Salah satunya di chek point Simpang Yasmin.

Kanit Lantas Polsek Tanah Sareal, Ipda Tri Rahmono mengungkapkan, jumlah volume kendaraan masih begitu tinggi. Dia mencontohkan, pada awal pemberlakuan pembatas sosial selama 14 hari pertama yang dimulai saat sekolah di rumah, volume kendaraan berjumlah 20 persen dari aktivitas normal.

"14 hari kedua naik 30 persen," kata Tri saat ditemui di lokasi, Rabu (15/4). Sedangkan pada hari ke tiga dalam pembatasan sosail hingga sekitar pukul 13.00 WIB, volume kendaraan malah diperkirakan 50 persen dari jumlah normal.

"Masyarakat tetap beraktivitas. Rata-rata masyarakat masih kerja. Mereka mencari nafkah," ucap dia.

Di lokasi chek point Simpang Yasmin juga terlihat ala kadarnya. Jangankan menurunkan penumpang. Pengendara roda dua maupun empat yang tak menggunakan masker saja masih banyak dijumpai.

Mereka yang tak membawa masker hanya diminta berhenti untuk diingatkan agar menggunakan masker bagi yang membawa tetapi tak dipakai. Ironinya, bagi pengendara yang tak memiliki masker, tetap saja dibiarkan melintas.

Tri mengungkapkan, tak memiliki persediaan masker untuk dibagikan ke semua pengendara yang tak memiliki masker. Bahkan, dia bersama personil gabungan dari Dinas Perhubungan Kota Bogor dan unsur TNI menggalang masker dari para anggota.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Terpopuler

X