Pemkot Bogor dan PT KAI Bahas Pembangunan Stasiun Sukaresmi

- Selasa, 11 Februari 2020 | 08:44 WIB
Ilustrasi kereta api. (ayobandung)
Ilustrasi kereta api. (ayobandung)

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor akan kembali mengajukan pembangunan Stasiun Sukaresmi di Jalan Arteri, Tanah Sareal, Kota Bogor. 

Pemkot Bogor akan meminta batuan PT Kereta Api Indonesia (KAI) agar dapat diajukan ke Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan (Kemnhub).

\"Kejelasan dari PT KAI terkait dengan aset yang sudah dibeli oleh Pemda (pemerintah daerah) yang rencananya akan dibangun Stasiun Sukaresmi,\" kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim kepada Republika, Senin (10/2).

Dedie menjelaskan, pembahasan kelanjutan pembangunan Stasiun Sukaresmi akan dibahas bersama dengan sejumlah pihak. Pasalnya, pembangunan Stasiun Sukaresmi masih terkendala kontur tanah yang miring.

Dedie menjelaskan, tanah yang diperuntukkan untuk Stasiun Sukaresmi masih memiliki tingkat kemiringan yang cukup tinggi. Sehingga, kereta yang berhenti berpotensi dapat tetap melaju.

\"Sudut kemiringan rel ini harus disesuaikan, disudut yang memungkinkan kereta berhenti tanpa harus dilakukan semacam pengereman. Jadi kan gini, kalo misalnya masinis lupa narik rem, kalo misalnya sudut kemiringan masih curam, kereta akan jalan,\" terang Dedie.

Dalam waktu dekat, Dedie menyatakan, akan segera melanjutkan pembahasan tersebut dengan PT KAI. Sehingga, sudut kemiringan yang menjadi kendala dapat diatasi.

\"Hari Selasa (11/2), Bappeda (Badan Perencanaan Pembangunan Daerah) masih ada pertemuan lanjutan terkait beberapa poin dengan tehnik kemarin,\" ungkap Dedie.

Senior Manager Humas Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa belum dapat menjelaskan rencana pembangunan tersebut. Eva mengatakan, kelanjutan pembangunan Stasiun Sukaresmi merupakan kewenangan DJKA Kemenhub. 

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

X