Terkait LRT, Pemkot Bogor dan PT KAI Segera Teken MoU

- Kamis, 6 Februari 2020 | 18:43 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim melangsungkan pertemuan dengan pihak PT KAI, yang diwakili oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha, Amrozi Hamidi dan Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wiwik Widayanti beserta di Hotel Royal Tulip Gunung Geulis, Kabupaten Bogor, Kamis (06/02/2020). (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)
Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim melangsungkan pertemuan dengan pihak PT KAI, yang diwakili oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha, Amrozi Hamidi dan Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wiwik Widayanti beserta di Hotel Royal Tulip Gunung Geulis, Kabupaten Bogor, Kamis (06/02/2020). (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Wakil Wali Kota Bogor Dedie Rachim melangsungkan pertemuan dengan pihak PT KAI, yang diwakili oleh Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Usaha, Amrozi Hamidi dan Direktur Utama PT Kereta Commuter Indonesia (KCI), Wiwik Widayanti beserta di Hotel Royal Tulip Gunung Geulis, Kabupaten Bogor, Kamis (06/02/2020).

Dedie mengatakan, pihaknya segera akan melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI) dalam waktu dekat ini. Salah satu poin dalam perjanjian kerja sama itu nantinya akan membahas tentang rencana implementasi sistem transportasi berbasis rel di Kota Bogor.

"Pertemuan dengan PT KAI ini dalam rangka persiapan MoU antara kedua belah pihak yang didalamnya membahas rencana mengenai implementasi sistem transportasi berbasis rel di Kota Bogor," ujar Dedie.

Seperti diketahui, sambung Dedie, proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi (Jabodebek) merupakan program strategis nasional yang melibatkan dukungan PT KAI secara penuh.

Dengan begitu, lanjut Dedie, upaya PT KAI dalam rangka meningkatkan sistem layanan transportasi berbasis rel sejalan dengan program penataan transportasi di Kota Bogor yang akan menerapkan Trem sebagai moda transportasi massal kedepannya.

"LRT Jabodebek merupakan program yang melibatkan dukungan PT KAI secara penuh. Oleh karena itu, Pemkot Bogor akan menggandeng PT KAI dalam melaksanakan kajian transportasi di Kota Bogor yang sudah dianggarkan pada tahun 2020 ini," ungkapnya.

Dedie menambahkan bahwa PT KAI  sepakat untuk melanjutkan pembangunan Stasiun Sukaresmi yang hingga kini prosesnya masih terbengkalai. Selain itu, dibahas juga mengenai perbaikan akses publik di area kawasan Stasiun Bogor.

"Kemudian dibahas juga tentang kelanjutan pembangunan Stasiun Sukaresmi yang belum ada tindak lanjut hingga saat ini. Dibahas juga rencana perbaikan akses publik di seputar kawasan Stasiun Bogor yang meliputi area Jalan Mayor Oking, Jalan Paledang hingga Alun-Alun Bogor," katanya.

Pada kesempatan itu pula, PT KAI mendukung rencana Kota Bogor dalam mengoperasikan moda transportasi massal berbasis rel, yakni Trem. Guna menindaklanjuti pembahasan tersebut, Pemkot Bogor akan menjadwalkan pertemuan dengan pihak PT KAI dalam waktu dekat ini.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

X