Kawal Judicial Review Perda KTR, Bogor Connection Gelar Diskusi Publik

- Kamis, 6 Februari 2020 | 15:35 WIB
Diskusi Publik bertema “Mengawal Langkah Akhir Uji Materi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Bogor” yang diadakan oleh Bogor Connection, Kamis (6/2/2020). (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)
Diskusi Publik bertema “Mengawal Langkah Akhir Uji Materi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Bogor” yang diadakan oleh Bogor Connection, Kamis (6/2/2020). (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Perda KTR Kota Bogor Nomor 10 Tahun 2018 tentang perubahan atas Perda Nomor 12 Tahun 2009 tentang KTR menjadi salah satu regulasi yang bermasalah dan menuai polemik.

Sejumlah pedagang tradisional dan usaha kecil menengah (UKM) di Kota Bogor mengajukan permohonan uji materi (judicial review). Gugatan tersebut telah dilayangkan pada 5 Desember 2019 dan sudah tercatat dengan Nomor Perkara 4P/HUM/2020.

Uji materi ini menjadi sebuah langkah akhir dan mendesak untuk menjamin kepastian hukum dan rasa keadilan para pemohon, pemangku kepentingan, dan pihak yang terdampak lainnya.

Di sisi lain, pemerintah terus menggaungkan upaya untuk meningkatkan investasi sebagai mesin penggerak pertumbuhan ekonomi karena mampu menciptakan lapangan pekerjaan yang bertujuan meningkatkan pendapatan dan muaranya meningkatkan daya beli masyarakat.

Pemerintah menargetkan angka pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini sekitar 5,5%. Keberadaan Perda KTR Bogor menjadi momok ketakutan dan keluhan dari pelaku usaha sebagai salah satu regulasi yang kurang pro terhadap iklim investasi dan kepastian berusaha.

Sebagai langkah mengawal, menyamakan persepsi, dan refleksi demi terwujudnya regulasi yang mampu memayungi rasa aman, nyaman dan adil di tengah masyarakat Bogor, komunitas mahasiswa yang tergabung dalam Bogor Connection menginisiasi Diskusi Publik bertema “Mengawal Langkah Akhir Uji Materi Perda Kawasan Tanpa Rokok (KTR) di Kota Bogor”.

AYO BACA : Perda KTR Bogor Dinilai Batasi Ekonomi Masyarakat

Bogor Connection adalah wadah mahasiswa dan pemuda Bogor yang fokus pada kajian dan diskusi tentang demokrasi Indonesia, serta aktif dalam merespon kebijakan publik. Diskusi Publik ini mengupas materi dalam Perda KTR Bogor dari sisi hukum, sisi ekonomi, sosial dan budaya.

“Sebagai anak muda kami punya panggilan nurani unluk ikut menyuarakan apa yang terjadi di tengah masyarakat. Melalui diskusi publik ini, kami berharap ada banyak masukan dan kolaborasi dari berbagai pemangku kepentingan, untuk bersama-sama membangun komunikasi dalam mengawal langkah akhir uji materi Perda KTR Kola Bugar. Sehingga terwujud rasa keadilan dan menghapus hambatan investasi dalam upaya mcningkullull1 perekonomian daerah," ujar Ahmad Zaqi Ainnuroliq, Ketua Pelaksana Diskusi Publik, Kamis (6/2/2020).

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Terpopuler

X