Fly Over RE Martadinata Dibangun sebagai Hadiah Jokowi Berkantor di Bogor

- Jumat, 10 Januari 2020 | 20:31 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)
Wali Kota Bogor Bima Arya. (Ayobogor.com/Husnul Khatimah)

TANAH SAREAL, AYOBOGOR.COM -- Wali Kota Bogor Bima Arya mengatakan bahwa Fly Over RE Martadinata dibangun atas perintah Presiden Joko Widodo.

Bima menceritakan, awal mula fly over dibangun berawal saat hari pertama Jokowi berkantor di Istana Bogor pada tahun 2015. Saat itu, dirinya diundang presiden berkunjung ke istana.

Saat bertemu dengan Jokowi, Bima kemudian menyampaikan sejumlah persoalan di kotanya. Salah satu persoalan yang disampaikan adalah kemacetan di Jalan RE Martadinata.

"Saya sampaikan ke Pak Jokowi ini (Jalan RE Martadinata) hanya beberapa meter dari pintu istana tapi macetnya luar biasa dan mohon dibantu," kata Bima, Jumat (10/1/2020).

AYO BACA : Uji Coba Sepekan, Fly Over RE Martadinata Dibuka untuk Umum

Kemacetan di jalan itu disinyalir karena keberadaan perlintasan kereta api. Setiap lima menit, kereta akan melintas sehingga menghambat arus kendaraan.

Ketika mendengar cerita Bima, Jokowi kemudian menyetujui pembangunan fly over.

"Saat itu Jokowi langsung memproses bantuan, jadi ini dibangun dibiayai oleh APBN senilai Rp93 miliar," kata Bima.

Pembangunan fly over sepanjang 458 meter ini kemudian mulai dikerjakan pada November 2018 melalui pengembang PT Brantas Adipraya.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Terpopuler

X