Polisi Bongkar Rumah Diduga Pabrik Obat Ilegal di Bogor

- Rabu, 20 November 2019 | 18:23 WIB
ilustrasi. (Pixabay)
ilustrasi. (Pixabay)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM -- Sebuah rumah di Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, terciduk oleh Polresta Bogor Kota dengan dugaan sebagai pabrik obat oplosan ilegal. Dari tempat itu, polisi mengamankan dua orang inisial B dan T.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polresta Bogor Kota AKP Niko Nurallah Adi Putra mengatakan, penggerebekan rumah yang diduga menjadi pabrik obat oplosan ilegal ini, merupakan awal dari kerja Kepolisian untuk mendalami lebih jauh dan mengungkap kasus dugaan industri dan peredaran obat ilegal.

"Kami masih terus mendalami kasus ini, dari dua orang tersangka yang sudah diamankan. Kami menduga, kasus ini melibatkan lebih banyak orang. Ini yang masih terus kami dalami," kata Niko N Adi Putra, Rabu (20/11/2019).

Niko menjelaskan, penggerebekan dilakukan oleh Tim dari Satreskrim Polresta Bogor Kota, di sebuah rumah di pemukiman padat penduduk, di Kelurahan Kedung Waringin, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor pada Selasa (19/11/2019).

"Penggerebekan dilakukan bermula dari informasi warga yang mencurigai aktivitas di rumah tersebut, kemudian dikembangkan untuk memastikan informasi itu," katanya.

Dari penggerebekan tersebut, polisi menyita sebanyak 12 karung obat siap edar, serta beberapa karung lainnya bahan baku pembuatan obat ilegal. "Obat-obatan yang disita adalah obat-obatan yang tidak dijual bebas di pasar," katanya.

Polisi juga menyita peralatan berupa mesin cetak, mesin pengemas obat, serta beberapa jenis bahan kimia untuk meracik obat-obatan. Pada Rabu siang, Polisi mendatangi kembali lokasi terduga pabrik obat ilegal, untuk menyita lagi mesin pembuat obat setelah melakukan pemeriksaan terhadap dua tersangka.

Niko menjelaskan, dari pemeriksaan tersebut dua tersangka, salah satu tersangka, diketahui sebagai peracik obat. "Dia pernah bekerja di sebuah apotek, meskipun bukan apoteker dan tidak memiliki sertifikasi peracik obat," katanya.

Satreskrim Polres Bogor Kota juga mengundang Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dari Pusat, Provinsi, maupun Kota Bogor, untuk memeriksa obat-obat yang diproduksi, apakah ilegal atau tidak, apakah memenuhi persyaratan BPOM atau tidak.

Halaman:

Editor: Ananda Muhammad Firdaus

Tags

Terkini

Terpopuler

X