Bima Arya Ancam Perusahaan yang Operasikan Bus Tidak Layak Jalan

- Jumat, 31 Mei 2019 | 13:24 WIB
Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan ramp check bus di Terminal Baranangsiang, Jumat (31/5/2019). (Husnul Khatimah/ayobogor).
Wali Kota Bogor, Bima Arya melakukan ramp check bus di Terminal Baranangsiang, Jumat (31/5/2019). (Husnul Khatimah/ayobogor).

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR.COM--Wali Kota Bogor, Bima Arya menegaskan, bus angkutan Lebaran yang terbukti tidak layak jalan tidak diperbolehkan beroperasi. Dia akan memberikan peringatan kepada perusahaan otobus (PO) jika tetap memaksa mengoperaiskan bus tidak layak jalan.

"Ya, gak boleh sebelum betul-betul layak jalan. PO-nya akan kita berikan peringatan, jangan sampai dipaksakan. Ada cacatan khusus dari kita," ujar Bima Arya usai ramp check bus di Terminal Baranangsiang, Jumat (31/5/2019).

Berdasarkan laporan yang diterimanya, sejauh ini terdapat 8 unit bus di Terminal Baranangsiang yang tidak layak jalan dan tidak diizinkan untuk beroperasi.

"Gak boleh sebelum semua selesai urusannya gak bisa jalan," tegas Bima.

Dalam pengecekan bus di Terminal Baranangsiang itu, Bima bersama Kapolresta Bogor Kota, Kombespol Hendri Fiuser mengecek sejumlah bus dan pos pemeriksaan kesehatan armada bus.

"Ini rutinitas tiap tahun untuk pastikan kelayakan kendaraan. Semuanya dari hal kecil seperti lampu sen, rem dan lain-lain sampai yang paling penting kondisi sopir. Saya tanya tidur berapa jam di cek tensi, urine dan lain-lain, kita kurangi semua faktor resiko kecelakaan," ungkap Bima.

Selain itu, Bima juga mengungkapan arus mudik di Kota Bogor saat ini berdasarkan pantauan kamera pengintai (CCTV) belum ada kepadatan yang terjadi.

"Belum terjadi penumpukan kendaraan arus mudik tetapi beberapa titik padat karena aktivitas belanja di Kota Bogor, kita prediksi Kota Bogor ramai hari ketiga lebaran, kita akan siaga karena jadi tujuan warga Jakarta dan sekitarnya," tukas Bima.

Editor: Andri Ridwan Fauzi

Tags

Terkini

Terpopuler

X