Judi Koprok dan Biliar di Bogor Digerebek Polisi

- Kamis, 1 Juni 2017 | 16:11 WIB
Barang bukti judi koprok yang diamankan polisi. (Dok. Polres Bogor)
Barang bukti judi koprok yang diamankan polisi. (Dok. Polres Bogor)

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Seorang pria berinisial AR, 53 tahun, yang diduga sebagai bandar judi koprok diamanakan aparat kepolisian. AR diringkus dalam sebuah penggerebekan di pasar malam Perumnas II, Desa/Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan catatan kepolisian, judi koprok AS ini digerebek Minggu (28/05/2017), sekira pukul 22.30 WIB malam. AS diamankan bersama sejumlah alat bukti berupa uang tunai Rp 461.000, tujuh dus rokok, serta alat yang digunakan berupa kertas karton yang sudah diberi tulisan.

Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Parung Panjang, Ajun Komisaris Polisi Achmad Budi Santoso mengatakan, kegiatan judi koprok ini dilakukan di tempat tersembunyi dan hanya bisa diikuti orang-orang tertentu.

"Ada sandi khusus antara pelaku dan orang yang mau pasang nomor yang hanya dimengerti oleh masing-masing. Setelah itu pelaku memberikan nomor urut," kata Budi, Rabu (31/5/2017).

Sehari berselang, Polsek Parung Panjang kembali berhasil menggerebek sebuah tempat yang tetap dijadikan lokasi judi biliar di Desa Lumpang, Kecamatan Parung Panjang. Dalam penggerebekan itu, polisi mengamankan empat orang penjudi berinisial UT (59), J (46), C (35), dan U (33) bersama sejumlah barang bukti berupa uang tunai Rp 341.000, dua perangkat kartu remi, serta tongkat dan bola biliar.

Budi mengatakan, mereka berjudi dengan cara memberikan uang taruhan kepada pemenang permainan biliar yang telah disepakati. "Jika masing-masing dari mereka atau di antara mereka terlebih dahulu menghabiskan bolanya, maka dia juara dan dibayar oleh teman-temanya yang bermain bersama,” jelasnya. Kemudian, si pemenang akan mendapatkan bayaran dengan jumlah sesuai dengan yang telah disepakati.

Lantaran perbuatannya, kawanan penjudi ini dijerat Pasal 303 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana tentang Perjudian dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun kurungan penjara.

(Hengky Sulaksono)

Editor: Asri Wuni Wulandari

Tags

Terkini

Terpopuler

X