Diduga Gunakan Boraks, Pabrik Tahu di Bogor Digerebek Polisi

- Rabu, 31 Mei 2017 | 22:52 WIB
Petugas Kepolisian Sektor Cigudeg menggerebek pabrik tahu di Kampung Cinere, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu (31/5).
Petugas Kepolisian Sektor Cigudeg menggerebek pabrik tahu di Kampung Cinere, Cigudeg, Kabupaten Bogor, Rabu (31/5).

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Kepolisian Sektor Cigudeg menggerebek pabrik tahu yang diduga menggunakan bahan berbahaya boraks di Kampung Cinere, Desa/Kecamatan Cigudeg, Kabupaten Bogor pada Rabu, 31 Mei 2017 siang.

Keterangan polisi, penggerebekan pabrik tahu tersebut dilakukan atas dasar laporan warga yang merasa curiga dengan praktik pengolahan tahu menggunakan boraks.

"Hasil pengembangan yang dilakukan, kemudan ditemukan pabrik pengolahan tahu," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Cigudeg, Ajun Komisaris Asep Saefudin, Rabu (31/5/2017).

Dalam penggerebekan tersebut, polisi menemukan satu karung boraks yang diduga bakal digunakan dalam pengolahan tahu. Polisi juga mengamankan seorang pemilik pabrik berinisial SP (50) saat menggerebek. "Pabrik pengolahan tahu ini sudah beroperasi 2,5 tahun. Setiap hari, SP menghasilkan ratusan tahu yang dicampurkan boraks di pabrik ini," katanya.

Berdasarkan keteranga SP, tahu-tahu tersebut diperjual belikan di wilayah Cigudeg, Cibugbulang, dan Leuwiliang. Selain boraks, polisi turut mengamankan barang bukti lain berupa sekira tujuh kwintal kedelai siap giling, satu karung boraks, serta 12 kotak tahu siap edar.

"Barang bukti diamankan dan dibawa ke BPOM untuk dilakukan uji sempel," kata dia.

Selain boraks, polisi turut mengamankan barang bukti lain berupa sekira tujuh kuintal kedelai siap giling, satu karung boraks, serta 12 kotak tahu siap edar.

Jika terbukti bersalah, SP dijerat dengan Pasal 136 huruf b jo Pasal 75 ayat 1 Undang-Undang RI Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan dengan acaman hukuman paling lama lima tahun kurungan atau denda Rp 10 miliar.

(Hengky Sulaksono)

Halaman:

Editor: Asri Wuni Wulandari

Tags

Terkini

Terpopuler

X