Polisi Larang Sweeping Liar Selama Bulan Ramadan

- Jumat, 26 Mei 2017 | 17:57 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

BOGOR. AYOBOGOR.COM -- Kepolisian Resor Bogor melarang semua pihak untuk melakuakan penyisiran alias sweeping liar selama bulan Ramadan. Kepolisian meminta semua pihak melaporkan informasi terkait penyakit masyarakat untuk ditindak lanjuti.

"Tidak perlu lagi ada sweeping-sweeping. Tidak ada lagi razia-razia. Kalau memang ada informasi mengenai penyakit masyarakat, minuman keras, dan lain lain silakan laporkan kepada polisi. Akan kita tindak lanjuti," kata Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Mochammad Dicky Pastika Gading, Jumat (26/5/2017).

Jika tak dihiraukan, kata Dicky, polisi bakal mengambil tindakan tegas. Tak menutup kemungkinan pihak yang melakukan sweeping liar bakal dipidanakan dan terancam sanksi berat.

"Kalau melakukan sweeping tanpa wewenang, itu merupakan pelanggaran hukum. Merupakan pemaksaan kehendak yang dapat dipidana," katanya.

Ia menambahkan, sejauh ini aparat kepolisian telah gencar melakukan berbagai upaya penertiban. Sejak dua pekan terakhir, polisi menjaring berbagai pihak yang dinilai menyebarkan penyakit masyarakat di Bogor.

Rangkaian operasi tersebit, sambung Dicky, bakal terus dilakukan selama bulan Ramadan. Pihaknya juga bakal mengumpulkan berbagai pelaku usaha hiburan malam di Kabupaten Bogor untuk mensosialisasikan aturan khusus selama Ramadan.

"Untuk tempat hiburan malam, berdasarkan edaran dari Pemda, tempat hiburan malam tertentu tidak boleh beroperasi pada saat bulan Ramadan ini. Kita akan melakukan sosialisasi juga pada mereka," kata dia. (Hengky Sulaksono)

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Terpopuler

X