Bebersih Ciliwung, Urai Permasalahan Sampah Sungai di Tengah Kota

- Sabtu, 20 Mei 2017 | 13:55 WIB
Sekelompok bocah saat mengikuti Lomba Mulung Sampah Ciliwung. Hengky Sulaksono Ayobogor.
Sekelompok bocah saat mengikuti Lomba Mulung Sampah Ciliwung. Hengky Sulaksono Ayobogor.

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Sungai Ciliwung merupakan salah satu Sungai Strategis Nasional yang saat ini kondisinya tercemar berat, baik oleh limbah, sampah domestik maupun industri. Tampakan Ciliwung yang coklat pekat, menjadi salah satu bukti pencemaran.

Di sisi laian, Ciliwung menjadi penopang kehidupan bagi warga. Sungai yang melintas sepanjang 120 kilometer dari Puncak, Bogor, hingga bermuara di Teluk Jakarta ini masih sangat diandalkan untuk menopang kelestarian ekosistem di Daerah Aliran Sungai.

Berangkat dari situasi tersebut, Komunitas Peduli Ciliwung mengajak warga Kota Bogor bebersih sungai lewat Lomba Mulung Sampah Ciliwung yang diselenggarakan Sabtu (20/5/2017).

Lomba Mulung Sampah Ciliwung antar kelurahan se-Kota Bogor ini merupakan salah satu upaya bersama untuk mencoba mengurai permasalahan sampah di Sungai Ciliwung yang melintasi Kota Bogor.

Warga secara serentak, dalam waktu yang sama, melakukan upaya perbaikan terhadap kondisi di sepanjang aliran Ciliwung yang penuh dengan sampah.

Koordinator Lomba Mulung Sampah Ciliwung, Hardiyanti mengatakan, lomba ini merupakan kegiatan rutin tahunan yang telah memasuki tahun ke-9. Mulung Sampah Ciliwung diikuti ribuan peserta dan ratusan relawan panitia.

"Ini merupakan aksi nyata untuk melestarikan Sungai Ciliwung, tidak hanya di Kota Bogor. Tapi juga di seluruh Indonesia agar gerakan peduli sungai menyebar di seluruh Indonesia," katanya, Sabtu (20/5/2017).

Sejak tahun 2012, perlombaan ini resmi menjadi agenda Pemerintah 
Kota Bogor sebagai salah satu rangkaian peringatan Hari Jadi Bogor, yang tahun ini hendak berusia 535 tahun.

"Selama kurun waktu delapan tahun penyelenggaraan, dari 2009 sampai 2016, tercatat 15.939 karung sampah ukuran 25 kilogram terangkut dari dalam Sungai Ciliwung," kata dia.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Terpopuler

X