Dor, Kepala Diki Terkena Peluru Nyasar Tentara

- Kamis, 18 Mei 2017 | 18:55 WIB
Ilustrasi peluru.(Pixabay)
Ilustrasi peluru.(Pixabay)

BOGOR, AYOBOGOR.COM--Sial betul nasib Diki Marzuki (38), warga Cibungbulang, Kabupaten Bigor ini terkena peluru nyasar yang diduga berasala dari anggota Artileri Medan atau Armed 7 Kodam Jaya saat melakukan latihan menembak di Lapangan Latihan Tembak di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Catatan kepolisian, peristiwa terjadi Rabu (17/5/2017) siang, sekira pukul 11.30 WIB. Saat itu, Diki bersama sang mertua tengah menurunkan kayu bakar di pabrik tahu yang berlokasi di Kampung Pos, Desa Leweungkolot, Kecamatan Cibungbulang.

Usai menurunkan kayu dari mobil pikap, Diki lantas mengistirahatkan badannya di samping sebuah pohon. Saat itulah tiba-tiba peluru nyasar menghujam kepala bagian depan Diki. Asep menaksir jarak antara tempat latihan tembak hingga lokasi kejadian mencapai lebih dari 200 meter.

Diki tak langsung tumbang setelah terkena peluru nyasar. Ia sempat berdiri sebelum akhirnya merasa pusing lantaran darah yang mulai bercucuran keluar dari kepalanya.

"Karena berdarah, langsung dievakuasi, dibawa sama mertuanya yang membawa mobil pikap," kata Kapolsek Cibungbulang, Komisaris Polisi Agus Suyandi, saat dikonfirmasi Kamis (18/5/2017) sore.

Ia mengatakan, Diki dilarikan ke Rumah Sakit Medika Dramaga selaps kejadian. Namun lantaran pihak rumah sakit tak sanggup memberikan penanganan, Diki kemudian dirujuk ke RSUD Ciawi.

"Saat masuk di rumah sakit itu pelurunya masih nempel di kepala," ujar Asep.

Dia mengatakan, Diki masih dalam kondisi sadar saat dibawa ke rumah sakit. Bahkan, sebut Asep, Diki sanggup berbicara meskipun terdapat peluru yang menancap di kepalanya.

Asep mengaku tidak mengetahui persis jenis peluru yang bersarang di kepala Diki. Namun ia menyebut peluru tersebut berasal dari senjata laras panjang. "Peluru kaliber senjata laras panjang," katanya.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Terpopuler

X