Ribuan Peserta Ramaikan Karnaval Kirab Kebangsaan di Stadion Pakansari

- Minggu, 14 Mei 2017 | 15:01 WIB
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berswafoto bersama dengan peserta kirab kebangsaan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (14/5). (AyoBogor/Hengky Sulaksono)
Wali Kota Bandung Ridwan Kamil berswafoto bersama dengan peserta kirab kebangsaan di Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor, Minggu (14/5). (AyoBogor/Hengky Sulaksono)

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Ribuan peserta yang terdiri dari organisasi massa, komunitas, kelompok seni dan budaya, tokoh, dan pelajar meramaikan karnaval kirab kebangsaan yang digelar di Stadion Pakansari, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor pada Minggu, 14 Mei 2017.

Ribuan peserta yang menggunakan berbagai pakaian adat nusantara tersebut telah berkumpul sedari pagi. Mereka menggelar long march sepanjang dua kilometer yang bermula dari komplek Gedung Kesenian dan Olahraga menuju Stadion Pakansari.

Kirab yang digelar Taruna Merah Putih (TMP) tersebut juga dihadiri oleh berbagai tokoh termasuk Ketua TMP Maruarar Sirait, Direktur Eksekutif Wahid Institute Yenny Wahid, serta Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Kirab tersebut diklaim digelar untuk melawan masalah intoleransi yang muncul di tanah air.

"Kita tahu masalah intoleransi, bagaimana masalah banyak intimidasi saat ini terjadi di Indonesia. Selama ini silent majority, rakyat indonesia, mayoritas mendukung Pancasila, mendukung kebersamaan," kata Maruarar, Minggu (14/5/2017).

Ia melanjutkan, warga Indonesia sesungguhnya telah terbiasa dengan pluralitas. Perbedaan agama dan suku merupakan hal yang lumrah di tanah air. Namun belakangan, situasi tersebut berubah. Sebagian pihak menjadi tersudut akibat kondisi yang berkembang belakangan.

"Kita biasa berbeda agama, berbeda suku, berebeda etnis, tapi kita adalah Indonesia. Tapi kita juga tahu, belakangan ini kita mengalami situasi yang membuat sebagian orang takut, gamang, dan lain sebagainya," katanya.

Sementara itu, Ridwan Kamil mengaku mendukung penuh gerakan persatuan tersebut. Ia menilai seluruh elemen yang hadir dalam kirab, memiliki satu tujuan membawa pesan persatuan dan perdamaian.

"Bahwa yang hadir sekarang menyuarakan perdamaian, persatuan. Bukan ujaran kebencian, hal-hal yang meninggikan perbedaan. Dengan begini, insyaallah Indonesia yang kita impikan damai, tertib, nyaman, aman, itu selalu hadir dengan cara-cara seperti ini," kata dia.

(Hengky Sulaksono)

Halaman:

Editor: Asri Wuni Wulandari

Tags

Terkini

Terpopuler

X