Jalan Utama di Jalur Puncak Bakal Diperlebar

- Rabu, 3 Mei 2017 | 07:11 WIB

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Kemacetan yang hampir pasti melanda kawasan Puncak saban libur panjang membuat salah satu destinasi wisata termasyhur di Jawa Barat ini kurang ramah bagi pelancong. Sebagai solusi mengurai kepadatan kendaraan, pemerintah pusat telah merencanakan pelebaran jalan utama di jalur Puncak, Kabupaten Bogor.

"Jalan akan dilebarkan dua meter dua meter (kiri-kanan). Pemerintah pusat sudah memprogramkan itu, tentu saja pemerintah daerah juga mendukung program pusat," ujar Bupati Bogor, Nurhayanti, Selasa (2/5/2017).

Rencana tersebut disampaikan langsung Presiden RI, Joko Widodo dalam sebuah pertemuan, Kamis (27/4/2017). Pertemuan tersebut membahas berbagai persoalan di Kabupaten Bogor, termasuk kondisi terkini kawasan Puncak.

Bupati mengatakan, pemerintah pusat juga mendorong percepatan pengerjaan poros tengah timur sebagai jalan alternatif untuk mengurai kemacetan. Jalan tersebut, kata Nurhayanti, membentang sejak Sentul, menuju Taman Bunga Loji, hingga ke kawasan Cipanas, Kabupaten Cianjur.

Selain poros tengah timur, Nurhayanti mengatakan jika Pemerintah Kabupaten Bogor juga bakal mengoptimalkan sejumlah jalan alternatif untuk digunakan menuju Puncak. Termasuk jalan dari kawasan Pasir Angin yang melewati empat desa.

"Statusnya tetap menjadi jalan desa, dan kita alokasikan melalui alokasi dana desa dari pemerintah daerah. Sekarang pengerasan sudah dilakukan dengan pelebaran. Jadi ada upaya-upaya oleh kepala desa masing-masing, dan saya akan optimalkan nanti melalui hotmix, dan itu akan dialokasikan melalui dana alokasi desa juga," katanya.

Ia menambahkan, pemerintah pusat sudah sangat memperhatikan kondisi terkini di kawasan Puncak, meskipun pemerintah pusat juga turut disibukkan dengan persoalan di daerah lain.

"Ada upaya-upaya yang dilakukan pemerintah daerah juga sesuai dengan kewenangannya. Kalau itu kewenangan pusat, ya itu (urusan) pusat. Tapi kan dibutuhkan juga data-data perencanaan dari kita," kata Nurhayanti.

Terkait rekayasa lalu lintas dengan sistem satu arah yang sempat mendapat tentangan dari salah satu kelompok warga, Nurhayanti memandang hal tersebut sebagai ihwal yang lumrah. Kendati demikian, Nurhayanti menilai sistem satu arah masih dibutuhkan untuk mengurai kepadatan lalu lintas di kawasan Puncak.

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Terpopuler

X