Unjuk Rasa di Jalur Puncak Dilarang, Warga Jangan Khawatir

- Jumat, 28 April 2017 | 14:01 WIB
Ilustrasi unjuk rasa.(Pixabay)
Ilustrasi unjuk rasa.(Pixabay)

BOGOR, AYOBOGOR.COM--Polres Bogor melarang aksi unjuk rasa di 12 titik sepanjang jalan menuju Puncak yang direncanakan Gerakan Masyarakat Puncak Bogor alias GMPB sepanjang Jumat (28/4/2017) hingga Jumat (5/5/2017).

Rencana aksi penolakan sistem lalu lintas satu arah tersebut mengemuka menyusul tersebarnya gambar surat pemberitahuan rencana aksi GMBI yang masuk ke Polres Bogor, Selasa (25/4/2017). Dalam surat tersebut, tercatat massa GMPB merencanakan aksi sejak Kamis (27/4/2017) di Tanjakan Selarong. Namun hingga saat ini, belum ada satupun laporan tentang keberadaan aksi unjuk rasa tersebut.

Kapolres Bogor, Ajun Komisaris Besar Polisi Andi Muhammad Dicky Mangku Pastika mengonfirmasi kebenaran rencana aksi tersebut. Namun ia tak mengizinkan massa melakukan aksi jika berpotensi mengganggu arus lalu lintas di Puncak.

"Terhadap unras yang akan dilakukan di sepanjang jalur Puncak, tentunya tidak akan diperbolehkan terutama bila mengganggu keamanan, ketertiban, kelancaran dan keselamatan lalu lintas," kata Dicky, Kamis (27/4/2017).

Ia mengatakan, polisi juga mengimbau pihak GMPB untuk membatalkan aksi. Apabila aksi tetap terjadi di sepanjang jalan menuju Puncak, Dicky mengancam bakal membubarkan dan menciduk penggerak massa aksi.

Dicky menilai unjuk rasa yang direncanakan bakal mengganggu fungsi jalan seperti diatur dalam Pasal  274 juncto Pasal 28 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2002 tentang Lalu Lintas dan Jalan, serta Pasal 63 Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.

"Sehingga, kepada masyarakat, tidak perlu khawatir. Kami akan melakukan penjagaan dan pengamanan di jalan sepanjang jalur Puncak," kata dia.(Hengky Sulaksono)

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

Terpopuler

X