Sidang Pengrusakan Sekretariat GMBI, Pengadilan Cibinong Dikawal Ketat

- Kamis, 23 Maret 2017 | 17:13 WIB
Sidang Pengrusakan Sekretariat GMBI di Pengadilan Cibinong, Kamis (23/3). Hengky Sulaksono/AyoBogor.
Sidang Pengrusakan Sekretariat GMBI di Pengadilan Cibinong, Kamis (23/3). Hengky Sulaksono/AyoBogor.

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Sidang kasus dugaan pengrusakan Kantor Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia alias GMBI Kabupaten Bogor berlanjut di Ruang Sidang Prof. Asikin, Pengadilan Negeri Cibinong, Kabupaten Bogor, Kamis (23/3/2017) siang.

Jalannya sidang mendapat pengawalan ketat aparat kepolisian. Tidak semua orang diperkenankan memasuki ruang persidangan, termasuk awak media yang hendak meliput jalannya sidang. Wartawan baru dipersilakan masuk saat persidangan sudah berjalan.

Seperti dalam persidangan sebelumnya, sidang kedua dengan nomor perkara 113, 114 dan 115/Pid.B/2017/PN.Cbi ini dipimpin oleh Hakim Ketua Tito Suhud, beserta dua Hakim Anggota Tira Tirtona, dan Ben Ronald P. Situmorang.

Sidang dengan agenda mendengarkan keterangan saksi-saksi pelapor Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri Cibinong tersebut menghadirkan lima orang saksi.

Kepala Bagian Humas Polres Bogor, Ajun Komisaris Polisi Ita Puspita Lena menuturkan pengamqnan dilakukan secar terbuka dan tertutup. Pemgamanan dimaksudkan untuk mengantisipasi gelombang massa pendukung terdakwa yang mendatangi pengadilan.

"Karena ada banyak pesan berantai yang mengajak untuk ikut ke pengadilan. Untuk mengantisipasi gejolak massa, anggota kita stand by di Pengadilan Negeri Cininong," kata Ita kepada AyoBogor, Kamis (23/3/2017).

Dalam sidang tersebut, tujuh orang terdakwa yang dihadirkan saat persidangan yakni Muhammad Yusuf, Saeful Bahri, Alfiansyah, Muhamad Hudri Hidayat, Muhammad Abdul Basit Iskandar, Wahyudin, dan Ahmad Yadi.

Seperti diketahui, Sekretariat GMBI Kabupaten Bogor yang terletak di Desa Tegalwaru, Kecamatan Ciampea, ludes dibakar kelompok massa, Jumat (13/1/2017) dini hari. Peristiwa tersebut terjadi dalam rentang waktu semalam selepas bentrok yang melibatkan massa Front Pembela Islam (FPI) dan GMBI di Markas Polda Jawa Barat, (12/3/2017) saat pemerikasaan pertama imam besar FPI Rizieq Shihab terkait kasus penodaan dasar negara Pancasila.(Hengky Sulaksono)

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Terpopuler

X