Polisi Selidiki Kasus Tabrak Lari terhadap Penegemudi Ojek Daring

- Selasa, 21 Maret 2017 | 18:41 WIB
Wali Kota Bima Arya saat menjenguk pengemudi ojek daring di Kota Bogor, Yus Rizal.  @Polres Bogor Kota
Wali Kota Bima Arya saat menjenguk pengemudi ojek daring di Kota Bogor, Yus Rizal. @Polres Bogor Kota

BOGOR, AYOBOGOR.COM -- Polresta Bogor tengah menyelidiki kasus dugaan tabrak lari yang menimpa salah satu pengemudi ojek daring di Kota Bogor, Yus Rizal (29), di Simpang Yasmin, Jalan Abdullah bin Nuh, Senin (21/3/2017) petang.

Kepala Bagian Operasi Polresta Bogor, Komisaris Polisi Tri Suhartanto mengungkapkan polisi tengah memproses perkara tersebut. Polisi masih memburu dan mendalami motif pelaku tabrak lari tersebut.

"Dari pihak korban sendiri dia mengaku tidak menggunakan atribut ojek online. Jadi kita masih selidiki apakah ini sengaja atau murni kecelakaan," ungkap Tri, Selasa (21/3/2017).

Keterangan Tri, peristiwa bermula selepas Yus Rizal menurunkan penumpang ojeknya di sekitar lokasi kejadian. Rizal lantas turun dari tunggangannya dengan maksud membeli rokok di seberang jalan. Saat hendak kembali menyeberang, sebuah angkot trayek 32 menubruk tubuh Rizal.

"Mungkin dia (sopir) takut pada saat terjadi tabrakan, akhirnya dia melarikan diri. Itu sedang kita lakukan penyelidikan," terangnya.

Lantaran kejadian tersebut, ia mengalami patah tulang di bagian bawah lutut. Saat ini, Rizal masih mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Hermina, Kota Bogor. Ia juga direncanakan bakal menjalani operasi untuk memperbaiki cedera yang dialaminya.

"(Pelaku) harus segera menyerahkan diri, intinya kota akan melakukan penangkapan. Kepada pelaku, silakan menyerahkan diri," tegasnya.

Lebih lanjut, Tri menyebut, Polresta Bogor belum mendapatkan laporan lain sebagai buntut dari bentrok antara pengemudi ojek daring dan sopir angkot kemarin. Ia juga meminta agar semua pihak menahan diri dan tidak terprovokasi dengan isu-isu negatif yang beredar.

"Untuk lain-lainnya sampai saat ini tidak ada korban sama sekali. Tidak ada laporan yang masuk ke polisi," kata dia. (Hengky Sulaksono)

Halaman:

Editor: Andres Fatubun

Tags

Terkini

Terpopuler

X