Pemkot Bandung Pacu Nutrisi Warga

- Selasa, 29 November 2016 | 16:48 WIB
Peserta seminar memerlihatkan kandungan gizi salah satu kemasan susu dalam program edukasi cermati konsumsi gula, garam, lemak (GGL), dan baca label kemasan makanan di salah satu hotel di Kota Bandung. (Danny/AyoBandung)
Peserta seminar memerlihatkan kandungan gizi salah satu kemasan susu dalam program edukasi cermati konsumsi gula, garam, lemak (GGL), dan baca label kemasan makanan di salah satu hotel di Kota Bandung. (Danny/AyoBandung)

BANDUNG, AYOBOGOR.COM--Pemkot Bandung bnersama Nurtifood menggelar program edukasi gizi dan nutrisi makanan yang tepat.

Wakil Wali Kota Bandung Oded M. Danial mengungkapkan Kota Bandung yang saat ini dihuni sekitar 24 juta jiwa masih menghadapi permasalaham krusial terutama gizi buruk pada balita.

"Saat ini Pemkot Bandung berinisiatif dengan masyarakat membentuk ojek makanan balita (Omaba). Program itu lebih mengarahkan ibu-ibu terutama PKK dalam edukasi pelayanan kesehatan balita," ungkapnya di salah satu hotel di Kota Bandung, Selasa (29/11/2016).

Pemkot Bandung sendiri sudah meminta setiap SKPD dan kecamatan minimal dalam satu tahun memiliki satu inovasi terkait gizi buruk.

"Kita harus tetap meningkatkan perhatian terjadap permasalahan gizi buruk. Adapun dari segi anggaran untuk inovasi dari setiap wilayah telah disediakan," katanya.

Dia mengharapkan program edukasi seperti ini ke depannya dapat mendorong dan menginspirasi setiap skateholder yang terlibat untuk memperbaiki kualitas kesehatan masyarakat.

"Program ini semoga bisa menjadi inspirasi terutama bagi para orang tua untuk selalu memperhatikan konsumsi gizi seimbang dalam lingkungan keluarga," pungkasnya. (Reni)

Editor: Editor

Tags

Terkini

Terpopuler

X