Mahasiswa di Bandung Tuntut Dubes Myanmar Ditarik

- Selasa, 29 November 2016 | 16:43 WIB
Demo mahasiswa STAI Persis menuntut penyelesain konflik Rohingya di Myanmar. Mildan Dasamuka
Demo mahasiswa STAI Persis menuntut penyelesain konflik Rohingya di Myanmar. Mildan Dasamuka

BANDUNG, AYOBOGOR.COM -- Mahasiswa STAI Persis Bandung melakukan aksi damai di jalan raya Bojongsoang, Selasa (29/11/2016), sebagai bentuk solidaritas terhadap muslim Rohingya di Myanmar.

Koordinator lapangan aksi, Muhammad Farhan Tamimi, mengatakan pembantaian muslim Rohingya yang dilakukan oleh militer dan kelompok biksu radikal tersebut sudah masuk dalam bentuk terorisme.

Sebagai negara yang mempunyai penduduk muslim terbesar, Farhan mengatakan Pemerintah Indonesia harus turut andil bersama PBB untuk mengakhiri konflik di Myanmar tersebut.

"Kalau perlu hubungan diplomasi dengan Myanmar diputuskan saja. Duta besar di sana lebih baik ditarik saja,"tutur Farhan.

Selain melakukan aksi damai, ratusan mahasiswa STAI Persis Bandung juga melakukan penggalangan dana untuk membantu korban pembantaian muslim Rohingya.

"Kami mengajak kepada seluruh umat muslim untuk membantu saudara-saudara kita di Myanmar. Dana yang terkumpul akan kami kirimkan ke sana,"ujarnya.

Dari pantauan, aksi damai di Pertigaan Jalan Raya Bojongsoang-Dayeuhkolot tersebut memdapat perhatian pengendara. Tidak sedikit pengedara yang melintas menyumbang dalam penggalangan dana tersebut. (Mildan)

Editor: Editor

Tags

Terkini

Terpopuler

X