Cerita Pemkab Bogor yang Tingkatkan Standar Layanan untuk ODGJ

- Selasa, 26 Juli 2022 | 10:30 WIB
Ilustrasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). (Antara via Ayobandung.com)
Ilustrasi Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). (Antara via Ayobandung.com)

BOGOR, AYOBOGOR.COM- Dinas Sosial (Dinsos) dan UPT Balai Kesejahteraan Sosial Kabupaten Bogor terus meningkatkan standar pelayanan, para penyandang disabilitas mental atau Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ).

Hal itu agar mendapat layanan kesehatan yang semakin baik.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial pada Dinsos Kabupaten Bogor, Dian Mulyadiansyah, memaparkan jumlah penyandang disabilitas mental di Kabupaten Bogor yang telah berhasil dilakukan pendekatan dan pendataan hingga tahun 2022 tercatat ada 2.767 orang.

Menurut dia, awalnya pihaknya kesulitan dalam mendapatkan akses di kependudukan.
Sementara untuk mendapatkan akses-akses bantuan perlindungan sosial dasarnya adalah mereka harus punya administrasi kependudukan.

“Makanya kita dorong ke keluarga untuk dimasukan dalam Kartu Keluarga (KK), sehingga mereka memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK),” kata Dian, Senin (25/7/2022), dikutip dari Republika-jaringan Ayobogor.com.

Baca Juga: Setelah ODGJ, Warga Dengan Keterbelakangan Mental Bakal Jadi Prioritas Vaksinasi Covid-19

Ia menerangkan, kemudian Dinsos Kabupaten Bogor merujuk ke rehabilitasi sosial baik melalui pengobatan ataupun rujukan ke Rumah Sakit Marzoeki Mahdi di Kota Bogor, untuk menerima pelayanan medis bersama dengan teman-teman Dinas Kesehatan dan Puskesmas di bidang kesehatan jiwa.

“Yang sudah dalam proses rehabilitasi medis itu hampir setengah dari jumlah tersebut, mereka sudah secara rutin melakukan pengobatan dengan didampingi para pendamping disabilitas mental,” ujar Dian.

Untuk diketahui, pada 2021, Pemkab Bogor telah mendorong penyandang disabilitas mental untuk mendapatkan bantuan sosial.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X