Siap-Siap! Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin Segera Disidangkan

- Sabtu, 25 Juni 2022 | 07:00 WIB
Bupati Bogor, Ade Yasin (ayobogor.com/dok. Diskominfo Pemkab Bogor)
Bupati Bogor, Ade Yasin (ayobogor.com/dok. Diskominfo Pemkab Bogor)

BOGOR, AYOBOGOR.COM- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut seluruh unsur pemberian suap terhadap Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin sudah terpenuhi, sehingga segera bisa disidangkan.

Apalagi saat ini, KPK sudah menyerahkan barang bukti dan empat tersangka kasus tersebut ke penuntutan agar dapat segera disidangkan.

Empat tersangka selaku pemberi suap itu ialah Bupati nonaktif Bogor Ade Yasin (AY), Sekretaris Dinas Kabupaten Bogor Maulana Adam (MA), Kepala Subdit Kas Daerah Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor Ihsan Ayatullah (IA), dan PPK pada Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor Rizki Taufik (RT).

"Hari ini dilaksanakan penyerahan tersangka dan barang bukti untuk tersangka AY dan kawan-kawan dari tim penyidik pada tim Jaksa KPK. Berkas perkara telah dinyatakan lengkap karena dari hasil pemeriksaan, seluruh unsur dugaan pemberian suap telah terpenuhi," kata Plt. Juru Bicara KPK Ali Fikri, mengutip dari Antara melalui SuaraJakarta.id-jaringan Ayobogor.com, Sabtu (25/6/2022).

Baca Juga: KPK Cium Bupati Bogor Nonaktif Ade Yasin juga Berikan Sesuatu Diluar Uang ke Auditor BPK

Dia menjelaskan penahanan para tersangka tersebut masih tetap berlanjut di bawah kewenangan tim jaksa untuk masing-masing selama 20 hari ke depan mulai 24 Juni hingga 13 Juli.

Tersangka Ade Yasin ditahan di Rutan Polda Metro Jaya, Adam Maulana dan Ihsan Ayatullah di Rutan KPK pada Kavling C1, serta Rizki Taufik di Rutan KPK di Gedung Merah Putih KPK.

"Kami memastikan pelimpahan berkas perkara dan surat dakwaan ke pengadilan tipikor segera dilaksanakan tim jaksa dalam waktu 14 hari kerja," tambahnya.

KPK telah menetapkan delapan tersangka dalam kasus itu. Empat tersangka lain selaku penerima suap ialah pegawai Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jabar/Kasub Auditorat Jabar III/pengendali teknis Anthon Merdiansyah (ATM), pegawai BPK Perwakilan Jabar/Ketua Tim Audit Interim Kabupaten Bogor Arko Mulawan (AM), pegawai BPK Perwakilan Jabar/pemeriksa Hendra Nur Rahmatullah Karwita (HNRK), dan pegawai BPK Perwakilan Jawa Barat/pemeriksa Gerri Ginajar Trie Rahmatullah (GGTR).

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X