Bakal Enggak Gratis Lagi, Pemkot Bogor Mulai Kaji Pengenaan Tarif Biskita Transpakuan

- Kamis, 23 Juni 2022 | 11:18 WIB
 Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meresmikan koridor baru Biskita Transpakuan. (ayobogor.com/Dok. Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat meresmikan koridor baru Biskita Transpakuan. (ayobogor.com/Dok. Pemkot Bogor)

BOGOR, AYOBOGOR.COM- Teruntuk warga Kota Bogor sekitarnya terutama bagi mereka yang sering menggunakan moda transportasi Biskita Transpakuan.

Pasalnya, Biskita Transpakuan bakal segera tidak gratis alias membayar lantaran Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor tengah mengkaji pengenaan tarif bus tersebut.

Seperti diketahui, sejak diluncurkan pada November 2021, layanan transportasi massal Biskita Transpakuan masih belum menarik tarif alias gratis untuk para penumpangnya. Hingga saat ini, Pemkot Bogor masih mengkaji tarif Transpakuan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto, mengatakan sebenarnya pengenaan tarif direncanakan pada awal 2022. Bahkan, Pemkot Bogor sedang melakukan kajian pentarifan tersebut.

Selain itu, ujarnya, Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Kementerian Perhubungan juga meminta penetapan besaran tarif Biskita terlebih dahulu melalui kajian ability to pay (ATP) dan willingness to pay (WTP).

Baca Juga: Informasi Rute dan Jadwal Biskita Transpakuan Kini Hadir di Aplikasi Teman Bus

“Kajian-kajian tentang tarif tetap dilakukan dengan mengacu kepada aturan yang berlaku. Pemkot melalui Dishub Kota Bogor sedang melakukan kajian tersebut hasilnya nanti akan disampaikan kepada pusat,” kata Bima Arya, Kamis (23/6/2022) melansir Republika-jaringan Ayobogor.com.

Masih gratisnya layanan Biskita Transpakuan, kata Bima Arya, lantaran anggaran subsidi angkutan umum dengan skema Buy The Service (BTS) ini telah ditetapkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Selain itu, tarif gratis Biskita Transpakuan ini juga tertuang dalam Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 30/2021 tentang penyelenggaraan bidang lalu lintas dan angkutan umum dan Permenhub Nomor 2/2022 tentang perubahan atas Permenhub Nomor 9/2020 tentang pemberian subsidi angkutan umum perkotaan.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X