Sebagian Besar Ada di Bogor, KAI Daop 1 Jakarta Tutup 6 Perlintasan Liar, Mana Saja?

- Senin, 20 Juni 2022 | 15:00 WIB
Ilustrasi perlintasan kereta api. (Ayobogor.com/Yogi Faisal)
Ilustrasi perlintasan kereta api. (Ayobogor.com/Yogi Faisal)

BOGOR, AYOBOGOR.COM- Enam perlintasan kereta api liar yang beberapa diantaranya berada di wilayah Bogor, Jawa Barat ditutup PT KAI Daop 1 Jakarta.
Penutupan ini upaya mewujudkan keselamatan dan keamanan perjalanan kereta api dan masyarakat.

"Penutupan perlintasan liar ini tentunya merupakan bagian dari dukungan KAI untuk mewujudkan keselamatan dan keamanan perjalanan KA serta masyarakat," kata Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa seperti dikutip dari Republika-jaringan Ayobogor.com, Senin (20/6/2022)

Eva mengatakan, tingginya angka kecelakaan di perlintasan sebidang menjadi perhatian bersama baik operator, regulator, pemerintah maupun kewilayahan setempat secara masif.

Baca Juga: Penemuan Jasad Pemulung di Perlintasan Kereta Api Gegerkan Warga Kebon Pedes

Keenam perlintasan liar yang rawan terjadi kecelakaan dan ditutup pada Minggu (19/6) kemarin adalah Km 22+5/6 petak jalan Cakung-Kranji, Km 8+2/3 petak jalan Tanahabang-Palmerah, Km 41+2/3 petak jalan Citayam-Bojonggede, Km 39+9/0 petak jalan Citayam-Bojonggede, Km 57+6/7 petak jalan Daru-Tigaraksa, dan Km 91+9/0 petak jalan Catang-Cikeusal.

Eva menyampaikan, sejak Januari hingga Juni 2022 secara total terdapat 17 perlintasan di wilayah Daop 1 Jakarta telah ditutup bekerja sama dengan para pihak terkait seperti Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, pemda, dishub dan aparat kewilayahan.bAdapun dari 17 perlintasan yang ditutup tersebut, 13 titik merupakan perlintasan liar dan 4 titik merupakan perlintasan resmi.

Sepanjang Januari-Juni 2022 tercatat telah terjadi sebanyak 95 kecelakaan di perlintasan sebidang.

Baca Juga: Penemuan Jasad Pemulung di Perlintasan Kereta Api Gegerkan Warga Kebon Pedes

"Melalui kolaborasi bersama penutupan perlintasan liar ini diharapkan dapat mengurangi resiko angka kecelakaan," ujar Eva.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X