KPK Gerak Lagi ke Bogor, Telusuri Temuan BPK Soal Sejumlah Proyek

- Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:21 WIB
Bupati Bogor Ade Yasin. (ayobogor.com/Yogi Faisal)
Bupati Bogor Ade Yasin. (ayobogor.com/Yogi Faisal)

BOGOR, AYOBOGOR.COM-- Pasca ditangkapnya Wali Kota Bogor nonaktif Ade Yasin karena kasus dugaan suap, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) gerak lagi ke Kota Hujan.

Hal ini karena lembaga antirasuah itu saat ini tengah mendalami temuan BPK Jawa Barat soal proyek di Kabupaten Bogor.

Dalam kasus OTT Bupati Bogor Ade Yasin, KPK telah melakukan pemeriksaan kepada empat orang saksi.

Keempat saksi tersebut ialah Kepala Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Jawa Barat Agus Khotib serta tiga pegawai negeri sipil (PNS) BPK Perwakilan Jawa Barat, yaitu Emmy Kurnia, Winda Rizmayani, dan Dessy Amalia.

Tim penyidik KPK juga mengonfirmasi proses dan teknis pemeriksaan hingga penentuan obyek pemeriksaan, yang antara lain proyek di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor.

Baca Juga: Plt Bupati Bogor, Iwan Setiawan Selipkan Doa Bagi Ade Yasin

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya, antara lain terkait dengan proses pembentukan tim auditor untuk memeriksa laporan keuangan Pemkab Bogor," kata Pelaksana Tugas (Plt.) Juru Bicara KPK Ali Fikri, dikutip dari SuaraBogor.id-jaringan Ayobogor.com, Sabtu (21/5/2022).

Selain keempat saksi itu, Kamis, KPK juga memeriksa enam saksi lain yakni Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bogor Soebiantoro, PPK Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bogor Heru Haerudin, Kabid Bina Marga Dinas PUPR Kabupaten Bogor Krisman Nugraha, serta tiga PNS Dinas PUPR Kabupaten Bogor yaitu Gantara Lenggana, R. Indra Nurcahya, dan Aldino Putra Perdana.

"Para saksi hadir dan didalami pengetahuannya antara lain terkait proyek-proyek di Dinas PUPR dan dugaan beberapa temuan proyek pekerjaan yang menjadi obyek pemeriksaan tim auditor BPK Perwakilan Jabar," tambahnya.

Halaman:

Editor: Rahajeng Pramesi

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X