Holding BPD di Indonesia Berpotensi Dibentuk dalam Waktu Cepat

- Rabu, 9 Maret 2022 | 18:30 WIB
Ilustrasi perencanaan keuangan. (Pixabay/Nattanan23)
Ilustrasi perencanaan keuangan. (Pixabay/Nattanan23)

BANDUNG—Pembentukan holding Bank Pembangunan Daerah (BPD) di Indonesia berpotensi dilakukan dalam waktu dekat.

Wakil Direktur Indef, Eko Listiyanto mengatakan, pembentukan holding BPD menjadi opsi menarik agar pertumbuhan ekonomi di daerah yang digarap BPD semakin berkembang serta adaftif terhadap perkembangan zaman.

Kendati demikian, kondisi tersebut harus selaras dengan keinginan masing-masing BPD di Indonesia. Dalam hal ini pemegang saham mayoritas, untuk berkolaborasi dalam holding tersebut.

Dia berpendapat, ke depan, perbankan semakin mengandalkan teknologi dengan modal besar dan membutuhkan kolaborasi. Teknologi tersebut akan memacu kinerjanya agar bersaing dengan kompetitor.

“Salah satu cara agar tidak tergerus adalah berkolaborasi dengan BPD-BDP yang lain, supaya nanti ketika dia mengadopsi teknologi baru dalam manajemennya, hal itu bisa memenuhi skala ekonomi BPD tersebut. Hal itu memungkinkan salah satunya dengan holding-isasi,” katanya, Selasa, 8 Maret 2022.

Kolaborasi yang terjalin akan memperluas market BPD itu sendiri. Diharapkan, jika holding ini terjadi, akan ada kerja sama antar-BPD di segmen-segemen tertentu.

Di sisi lain, Eko mengatakan, bank bjb memiliki kapasitas untuk menginisiasi holding BPD di Indonesia. Namun, butuh upaya untuk mendekatai BPD-BPD lain agar tertarik melakukan usaha bersama atau holding.

Menurutnya, bank bjb menjadi salah satu bank yang dapat dijadikan role model oleh BPD lain.

"Ini bisa menjadi role model yang pas di mana sebuah BPD itu bisa berkembang menjadi bank yang lebih besar lagi, bank nasional," katanya.

Halaman:

Editor: Adi Ginanjar Maulana

Tags

Terkini

X