Dualisme At-Taufiq Belum Ada Titik terang, Wali Murid Kembali Layangkan Surat Terbuka ke Wali Kota Bogor

- Selasa, 25 Januari 2022 | 14:04 WIB

BOGORTENGAH,AYOBOGOR.COM-- Dualisme manajemen sekolah yang terjadi antara Yayasan At-Taufiq dengan Yayasan Al-Irsyad belum juga menemukan titik terang. Terbaru, sejumlah wali murid sekolah At-Taufiq Bogor melayangkan surat terbuka yang ditujukan kepada Wali Kota Bogor Bima Arya, pada Minggu 23 Januari 2022 kemarin.

Perwakilan Wali Murid Sekolah At-Taufiq Bogor, Edwin mengatakan, surat terbuka ini dilayangkan untuk kedua kalinya. Lantaran surat pertama belum mendapatkan respon dari Wali Kota Bogor.

"Surat terbuka awal kami layangkan pada 3 Januari 2022 kemarin. Sekarang adalah surat terbuka yang kedua yang kami layangkan, karena surat pertama belum ditanggapi," katanya, Selasa 25 Januari 2022.

Baca Juga: Diterjang Angin Kencang, Baliho Delima Jaya Ambruk dan Timpa Puluhan Motor

Setidaknya ada tiga poin penting dalam surat terbuka yang dilayangkan pihak wali murid sekolah At-Taufiq, yang ikut ditandatangani oleh 160 wali murid tersebut.

Di antaranya meminta Wali Kota Bogor Bima Arya dapat menjamin keberlangsungan pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas dan kegiatan belajar mengajar (KBM) secara normal. Sebagaimana sekolah-sekolah lain tanpa hambatan, demi mengejar ketertinggalan pelajaran siswa/i sesuai arahan SKB 4 Menteri.

Kemudian, meminta Wali Kota Bogor Bima Arya dapat memastikan KBM berjalan secara positif dan kondusif.

Baca Juga: Pastikan Prokes Dijalankan, Tim Gakkumdu Kota Bogor Sidak Wilayah Perkantoran

Memastikan bahwa Plt Kepala SDIT dan SMPIT At Taufiq dapat bersikap netral. Selalu berkoordinasi dengan kedua belah pihak dalam pengambilan keputusan.

"Terakhir, meminta Wali Kota Bogor Bima Arya melakukan mediasi kembali kedua yayasan. Yaitu Yayasan Al-Irsyad Al-Islamiyah Bogor dan Yayasan At Taufiq Bogor. Tanpa melibatkan lembaga operasionalnya, yaitu BP-ICAT dan Lpd ICAT," tutupnya.***

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X