Penataan Bumi Ageung Batutulis, Upaya Pemkot Bogor Menghidupkan Nuansa Kerajaan Sunda Pakuan Pajajaran

- Rabu, 19 Januari 2022 | 14:43 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menghadiri acara budaya di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor beberapa waktu lalu.  (ayobogor.com/Dok Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat menghadiri acara budaya di Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor beberapa waktu lalu. (ayobogor.com/Dok Pemkot Bogor)

BOGORSELATAN,AYOBOGOR.COM-- Pemerintah Kota (Pemkot) berencana menata  kawasan Batutulis, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor. Untuk menjaga sejumlah situs bersejarah yang berada di kawasan tersebut.

Tak hanya itu, sebelum rencana penataan kawasan Batutulis dilakukan, Pemkot Bogor meminta sejumlah masukan dari tokoh budayawan yang ada di Kota Bogor.

"Intinya kami meminta sejumlah masukan dari budayawan terkait rencana penataan kawasan Batutulis ini. Agar penataan yang nantinya akan kami lakukan sejalan dengan budaya dan sejarah yang ada, serta tidak merusak ataupun merubah esensinya," katanya, Rabu 19 Januari 2022.

Baca Juga: Masih Penyesuaian Sistem, Biskita Transpakuan Urung Kembali Beroperasi Pekan Ini

Penataan kawasan Batutulis dengan konsep Bumi Ageung Batutulis tersebut akan diproyeksikan mampu menghidupkan kembali nuansa kejayaan Kerajaan Sunda Pakuan Pajajaran. 

Untuk itu, lanjut Bima Arya, Pemkot Bogor mengharapkan saran, konsep, pemikiran dan masukkan agar pembangunannya nanti bisa lancar dan juga memenuhi harapan para warga, khususnya para budayawan

“Agar konsep idealnya seperti apa dan bagaimana, mari bersama-sama diskusi dan musyawarah sehingga akan membawa kepada kebaikan dan kemaslahatan bersama,” ungkapnya.

Baca Juga: Diduga Terpeleset Dari Tebing, Kakek 75 Tahun Meninggal Dunia di Area Pembangunan Double Track Bogor-Sukabumi

Terakhir Bima Arya menyampaikan permohonan maaf jika selama menjabat sebagai Wali Kota Bogor, ada tingkah laku, ucapan maupun kebijakan dari Pemkot Bogor yang kurang berkenan dan kurang memuaskan atau kurang memenuhi harapan para budayawan

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X