Soal Hasil Penelitian Bogor Kota Termacet Nomor 5 di Indonesia, Bima Arya: Kita Jadikan Masukan

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 18:37 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (ayobogor.com/Yogi Faisal)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. (ayobogor.com/Yogi Faisal)

BOGORTENGAH,AYOBOGOR.COM– Sejumlah upaya tengah dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor untuk mengatasi kemacetan yang sering terjadi di kota hujan tersebut. 

Namun ternyata hal tersebut belum terlalu membuahkan hasil yang maksimal, karena terbukti Kota Bogor masih masuk lima besar kota termacet di Indonesia berdasarkan hasil penelitian Global Traffic Scorecard 2021. 

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto mengatakan hal tersebut justru akan dia gunakan sebagai motivasi untuk memperbaiki kondisi kemacetan di wilayah yang ia pimpin saat ini. 

Baca Juga: Terdampak Gempa Banten 6,7 SR, BPBD Kabupaten Bogor Catat Dua Rumah Alami Rusak

“Semua survei data pasti akan jadi rujukan referensi kita. Walaupun kita belum bisa pastikan metodenya, tempatnya, yang mungkin saja Puncak (Kabupaten Bogor) diambil dan sebagainya. Tapi apapun itu, itu jadi masukan kita,” katanya sebagaimana dilansir dari Republika

Di sisi lain, sebagai upaya untuk mengatasi kemacetan, Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor terus menjalankan Bogor Transportation Program (B-TOP) yang telah disusun.

Dimana di dalamnya ada tiga hal yang dijalankan. Pertama, mempercepat pembangunan jalan-jalan alternatif seperti Bogor Outer Ring Road (BORR), Bogor Inner Ring Road (BIRR), dan Regional Ring Road (R3).

Baca Juga: Gelar Rakor dengan Pengampu Wilayah di Jabodetabek, BPTJ: Beban Transportasi di Jakarta Sudah Sangat Berat

“Itu kan tahun ini sebagian besar dianggarkan untuk dilakukan pembebasan kemudian pembangunan. Itu kita dorong,” ujarnya.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Sumber: Republika

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X