Sambangi Tempat Penyimpanan Bangkai Pesawat, Pemkot Bogor Pengelola Wanti-wanti Tak Langgar Aturan

- Selasa, 11 Januari 2022 | 18:00 WIB
Lokasi penyimpanan bangkai pesawat di Jalan Raya Bogor - Jakarta, tepatnya di Kilometer 45 Kampung Jampang, Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.  (ayobogor.com/Yogi Faisal)
Lokasi penyimpanan bangkai pesawat di Jalan Raya Bogor - Jakarta, tepatnya di Kilometer 45 Kampung Jampang, Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor. (ayobogor.com/Yogi Faisal)

KEMANG,AYOBOGOR.COM-- Setelah beberapa waktu lalu sempat ramai di media massa, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Bogor bersama pemerintah desa dan kecamatan, sambangi lokasi penyimpanan bangkai pesawat, di Jalan Raya Bogor - Jakarta, tepatnya di Kilometer 45 Kampung Jampang, Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor.

Kepala Disparbud Kabupaten Bogor, Deni Humaedi mengatakan, secara umum kawasan Parung Kabupaten Bogor merupakan kawasan pengembangan pariwisata daerah. Karena itu, pihaknya tidak keberatan dengan penggunaan lahan di Kampung Jampang tersebut, apalagi ke depan ada rencana pendirian restoran di lokasi tersebut. 

"Tentunya ini akan jadi alternatif pilihan bagi para wisatawan yang datang. Selain berwisata, pengunjung juga bisa menikmati hidangan makanan, sambil melihat sisi edukasi dari berbagai macam bangkai pesawat yang ada di sini," ujarnya.

Baca Juga: Siapkan Lulusan SMK Yang Berkualitas, Ridwan Kamil Resmikan Program Kurikulum Bisnis Digital Shopee

Kendati demikian, Deni Humaedi berpesan kepada pihak pengelola agar betul-betul mengikuti prosedur yang ada, jika ingin mengembangkan lokasi tersebut sebagai restoran.

"Intinya segala aturan yang berlaku harus ditaati dan ditempuh dengan benar. Kami pemerintah daerah dan wilayah intinya akan mendukung apabila keberadaan ini memberikan dampak positif bagi masyarakat. Intinya pengelola harus memikirkan juga lingkungan dan patuh terhadap peraturan yang berlaku," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pondok Udik, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, M Sutisna mengatakan, secara umum penyimpanan bangkai pesawat tersebut sudah ada sejak 2018 lalu. Secara administratif, semua prosedur sudah ditempuh pihak pengelola.

Baca Juga: Tak Jadi Satu Bulan, Pertengahan Januari 2022 Biskita Transpakuan Siap Mengaspal Lagi

"Terkait dengan gudang pesawat ini secara administratif sudah ditempuh sesuai prosedur. Seperti sewa menyewa lahan, penggunaan lahan, juga izin lingkungan lengkap dengan pengetahuan RT, RW dan pemerintah desa dan kecamatan sudah ada," katanya, Selasa 11 Januari 2022.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X