Refleksi Akhir Tahun, Bima Arya: Juni dan Juli 2021 adalah Masa Tersulit bagi Kami

- Kamis, 30 Desember 2021 | 16:00 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat bercerita soal suka dukanya di 2021. (ayobogor.com/Yogi Faisal)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat bercerita soal suka dukanya di 2021. (ayobogor.com/Yogi Faisal)

BOGORTENGAH,AYOBOGOR.COM-- Memasuki penghujung tahun 2021 Pemkot Bogor menggelar acara refleksi akhir tahun untuk mengevaluasi capaian kinerja Pemkot Bogor di sepanjang 2021.

Bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Bogor, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto memaparkan suka dukanya selama menjalankan roda pemerintahan di 2021 ini.

Bima Arya bercerita, Juni dan Juli tahun 2021 merupakan waktu yang tak akan pernah ia lupakan semasa hidupnya. Di mana pada periode Juni dan Juli Kota Bogor berada di masa krisis Covid-19.

Baca Juga: Pemkot Bogor Usulkan Tarif Biskita Transpakuan di 2022 Mendatang Rp3.000 hingga Rp5.000

"Juni dan Juli 2021 kemarin adalah masa yang paling berat dan kritis bagi kami. Di mana dalam satu hari ada 800 kasus positif Covid-19 baru dan 15 orang meninggal di setiap harinya di Kota Bogor. Momen itu adalah masa paling berat dan kritis bagi kami," katanya, Kamis 30 Desember 2021.

Meski berat dan krisis, Pemkot Bogor berhasil keluar dari kondisi tersebut. Bahkan saat ini kasus positif Covid-19 tinggal menyisakan enam pasien saja, dengan rata-rata 0 penambahan kasus harian Covid-19.

"Ini semua berkat kekompakan dan soliditas dari Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bogor, sehingga kita semua bisa keluar dari masa sulit itu," ujarnya.

Baca Juga: H-1 Malam Tahun Baru, Kawasan Puncak Bogor Terpantau Ramai Lancar 

Tak hanya itu, sifat masyarakat Kota Bogor yang guyub dan peduli terhadap sesama, juga membantu Pemkot Bogor dalam penanganan Covid-19 di Kota Bogor.

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X