Pemkot Bogor Usulkan Tarif Biskita Transpakuan di 2022 Mendatang Rp3.000 hingga Rp5.000

- Kamis, 30 Desember 2021 | 15:49 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat memberikan keterangan resmi kepada awak media. (ayobogor.com/Yogi Faisal)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto saat memberikan keterangan resmi kepada awak media. (ayobogor.com/Yogi Faisal)

BOGORTENGAH,AYOBOGOR.COM-- Awal pekan kemarin Pemkot Bogor bersama Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ), Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) dan dinas terkait menggelar rapat evaluasi Biskita Transpakuan.

Dalam rapat evaluasi tersebut, Pemkot Bogor bersama pihak-pihak terkait membahas sejumlah topik bahasan mengenai operasional dan evaluasi Biskita Transpakuan

Mulai dari tarif Biskita yang harus segera ditetapkan, pemindahan pool Biskita ke Bubulak, pemilihan kantor KSO, ketertiban shelter Biskita dan juga respon warga Kota Bogor yang sangat baik dengan kehadiran Biskita.

Baca Juga: H-1 Malam Tahun Baru, Kawasan Puncak Bogor Terpantau Ramai Lancar

"Alhamdulillah respon masyarakat Kota Bogor sangat bagus tentang kehadiran Biskita Transpakuan. Khususnya di koridor 2 trayek Terminal Bubulak via Cidangiang menuju Ciawi," kata Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto, Kamis 30 Desember 2021.

Menurut Bima jumlah penumpang Biskita Transpakuan di koridor cukup banyak dan merata mulai dari pagi hingga malam hari. Menurutnya hal ini karena Biskita Transpakuan mempunyai keunggulan dibandingkan angkutan umum lainnya yang membuat penumpang antusias naik Biskita Transpakuan.

"Biasanya masyarakat dari Ciawi ke Bubulak harus naik dua kali angkutan kota (angkot) kena ngetem juga. Tapi kalau pakai Biskita Transpakuan seperti naik kendaraan pribadi, tidak ngetem, kalau sudah penuh juga bus tidak akan berhenti di halte dan kedatangan bus lumayan ontime," ujarnya.

Baca Juga: Ridwan Kamil Puji Xpora, Ajak UMKM Jabar untuk Optimalkan E-Commerce

Untuk itu pihaknya akan terus mengevaluasi penumpang Biskita Transpakuan di tahun depan. Apakah kedepan sesuai dengan targetnya yang menyasar warga yang benar-benar pengguna bus sehari-hari alias bukan yang hanya sekedar mencoba. 

Halaman:

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X