RAPBD 2022 Defisit Rp594 Miliar, Pemkab Bogor Pangkas Anggaran dan Kegiatan Dinas

- Selasa, 30 November 2021 | 10:42 WIB
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor. (ayobogor.com/Yogi Faisal)
Wakil Bupati Bogor Iwan Setiawan saat menghadiri rapat paripurna DPRD Kabupaten Bogor. (ayobogor.com/Yogi Faisal)

CIBINONG,AYOBOGOR.COM-- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mengalami defisit anggaran sebesar Rp594 miliar dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) 2022.

Karena itu, saat ini sejumlah anggaran maupun kegiatan berusaha dipangkas agar bisa menutup besaran defisit.

Wakil Bupati Bogor, Iwan Setiawan mengatakan, saat ini pihaknya masih fokus untuk mengambil langkah yang tepat, demi menekan dan mengurangi defisit anggaran yang ada.

Baca Juga: Jaga Kans Anies Baswedan di Pilpres 2024, BERAKSI Siap Gemblengan 2500 Relawan se-Jawa Barat

Setidaknya ada sejumlah langkah yang akan diambil Pemkab Bogor untuk mengurangi defisit APBD 2022 Kabupaten Bogor. Seperti memangkas rencana belanja daerah, menaikkan target pendapatan, serta memangkas Alokasi Dana Desa (ADD).

"Ada beberapa opsi yang disiapkan diantaranya memangkas belanja, meningkatkan target pendapatan, serta menunda ADD," katanya, Selasa 30 November 2021.

Iwan mengaku tak ingin jika Pemkab Bogor Sampai harus berhutang untuk menutup defisit yang mencapai Rp594 Miliar. Apalagi sebelumnya Pemkab Bogor juga sempat memangkas gaji ASN selama dua bulan untuk menutup defisit.

Baca Juga: Sosok Ameer Azikkra, Putra Ustad Arifin Ilham di Mata Dosen, Dikenal Sebagai Mahasiswa Cerdas dan Low Profile

Pihaknya juga mengaku sudah melakukan pemindaian anggaran (refocusing) pada sejumlah dinas-dinas sesuai arahan DPRD Kabupaten Bogor.

“Kita juga sudah melakukan refocusing anggaran di beberapa dinas, seperti Dinas Pendidikan sudah kita pangkas Rp30 Miliar, lalu Dinas PUPR kita pangkas Rp200 Miliar sesuai arahan dewan untuk menutupi defisit anggaran,” ujarnya.

Sebelumnya, Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Rudy Susmanto meminta Pemkab Bogor membuat skala prioritas untuk sejumlah kegiatan yang akan dianggarkan dalam APBD 2022.

Baca Juga: Begini Sosok Mendiang Ameer Azikkra di Mata Temannya, Sering Jadi Tempat Curhat Hingga Pendengar yang Baik

"Awalnya defisit Rp1,5 triliun. Saat ini defisitnya masih cukup tinggi. Jadi saya minta Pemkab Bogor harus membuat skala prioritas kegiatan agar belanja daerah bisa ditekan," tutupnya.

Sekedar diketahui hingga pukul 09.00 WIB Pemkab Bogor bersama DPRD Kabupaten Bogor tengah melakukan rapat Paripurna di ruang serbaguna.***

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X