Kebijakan Penghapusan Denda Pajak, Realisasi PBB Kota Bogor Justru Lampaui Target

- Kamis, 25 November 2021 | 17:22 WIB
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lia Kania Dewi (tengah) saat memberikan keterangan kepada awak media.  (Ayobogor.com/Yogi Faisal)
Sekretaris Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Lia Kania Dewi (tengah) saat memberikan keterangan kepada awak media. (Ayobogor.com/Yogi Faisal)

TANAHSAREAL,AYOBOGOR.COM- Sejak awal Oktober 2021 Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) mengeluarkan kebijakan penghapusan denda dari berbagai sektor pajak. Salah satunya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

Sekretaris Bapenda Kota Bogor, Lia Kania Dewi mengatakan, kebijakan tersebut diambil sejak awal Oktober 2021 dan berakhir pada akhir Desember 2021 mendatang.

Lia mengaku adanya kebijakan penghapusan denda itu justru membuat realisasi pendapatan pajak daerah dari sektor PBB melampaui target.

Baca Juga: Penghujung Tahun 2021, Serapan Anggaran Kabupaten Bogor Baru 68 Persen

"Hingga awal pekan keempat November ini, realisasi pajak daerah dari sektor PBB mencapai Rp150 miliar. Setelah sepekan sebelumnya mencapai Rp142,5 miliar," katanya, Kamis, 25 November 2021.

Jumlah tersebut, sambung dia, sudah melebihi target yang ditetapkan pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2021, yakni Rp145,8 miliar.

"Target PBB Kota Bogor di tahun 2021 ini sebesar Rp145,8 miliar. Dan saat ini sudah mencapai Rp150 miliar. Artinya realisasinya sudah setara 103 persen dari target," ujarnya.

Baca Juga: Menikmati Kuliner Legendaris Jalan Surya Kencana Sambil Berswafoto

Lia menilai, keberhasilan ini salah satunya karena kebijakan penghapusan denda pajak tersebut. Sehingga banyak warga yang memanfaatkan kebijakan bayar pokok pajak tanpa denda itu.

"Berarti kebijakan pembebasan denda ini berhasil. Banyak warga yang tertarik dengan adanya program penghapusan denda pajak ini sehingga pendapatan pun ikut tergenjot," ungkapnya.

Sekedar diketahui, Kota Bogor sendiri menetapkan target pendapatan daerah sebesar Rp2,5 triliun pada APBD Perubahan tahun 2021. Jumlah itu naik sekitar Rp303 miliar atau setara 13 persen dari APBD murni 2021.***

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rendah, Serapan Anggaran Pemkot Bogor Baru 63 Persen

Jumat, 26 November 2021 | 16:43 WIB
X