Polresta Bogor Bekuk 4 Remaja Pelaku Teror yang Bacok Supir Taksi dan Pedagang Bensin Eceran

- Senin, 22 November 2021 | 18:36 WIB
Keempat remaja pelaku pembacokan terhadap supir taksi dan pedagang eceran di Bogor. (Yogi Faisal)
Keempat remaja pelaku pembacokan terhadap supir taksi dan pedagang eceran di Bogor. (Yogi Faisal)

BOGOR UTARA,AYOBOGOR.COM - Jajaran Polresta Bogor Kota berhasil mengamankan empat orang pelaku tindak kekerasan yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Bogor. Khususnya aksi pembacokan yang menewaskan seorang supir taksi dan melukai pedagang bensin beberapa waktu lalu.

Kapolresta Bogor Kota, Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro mengatakan, empat orang pelaku tersebut melancarkan aksinya di sejumlah lokasi berbeda.

Di lokasi pertama, para pelaku melancarkan aksinya pada Sabtu, 6 November 2021 sekitar pukul 05.00 WIB, di Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor. Tepatnya di Jalan Gunung Gede.

Baca Juga: Buntut 24 Siswa dan Guru SDN Sukadamai 2 Positif Covid-19, Pemkot Bogor Tracing 200 Lebih Kontak Erat

Tanpa sebab yang jelas, para pelaku menyerang salah satu sopir angkutan umum Blue Bird yang saat itu sedang parkir di kawasan tersebut.

"Supir Blue Bird atas nama Yasin meninggal dunia akibat sabetan senjata tajam pelaku. Kemudian pelaku mengambil barang-barang berharga milik korban seperti handphone dan lainnya," katanya, Senin 22 November 2021.

Tak berhenti sampai di situ. Para pelaku juga kembali melancong aksinya pada Kamis, 11 November 2021. Kali ini para pelaku menyerang anak dari pemilik warung bensin eceran di kawasan Kelurahan Tanahbaru, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

Baca Juga: Ditinggal Pergi ke Tempat Saudara, Satu Rumah di Kampung Ciheuleut Pakuan Dilalap Api

Atas kejadian tersebut, anak pemilik warung bensin eceran tersebut mengalami luka berat akibat sabetan dari senjata tajam para pelaku.

"Ada juga korban ojek online yang menjadi korban di Kecamatan Bogor Selatan. Jadi total ada tiga lokasi berbeda di mana para pelaku melancarkan aksinya," ujarnya.

Atas perbuatannya itu, para pelaku dikenakan 365 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang pencurian dengan kekerasan, dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.**

Editor: Wijayanti Putrisejati

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Rendah, Serapan Anggaran Pemkot Bogor Baru 63 Persen

Jumat, 26 November 2021 | 16:43 WIB
X