Datang ke Kota Bogor Erick Thohir Dengarkan Curhatan Bima Arya Soal Trem dan LRT

- Minggu, 12 September 2021 | 13:43 WIB
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kiri) saat memaparkan konsep trem di Kota Bogor kepada Erick Thohir (tengah) (Dok Pemkot Bogor)
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto (kiri) saat memaparkan konsep trem di Kota Bogor kepada Erick Thohir (tengah) (Dok Pemkot Bogor)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR -- Dalam lawatannya ke Kota Bogor, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mendengarkan langsung pemaparan Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto soal wacana penerapan Light Rail Transit (LRT) dengan Trem di Kota Bogor.

Erick Thohir mengaku secara umum sangat mendukung konsep penataan sistem transportasi Kota Bogor yang akan menerapkan moda transportasi berbasis rel (LRT dan Trem) untuk melayani kebutuhan transportasi masyarakat.

"Saat ini memang kita semua sedang fokus pada penanganan Covid-19. Tapi tetap kami juga mesti memikirkan urusan lainnya. Misal pemenuhan kebutuhan masyarakat seperti moda transportasi," kata Erick Thohir saat berkunjung ke Kota Bogor, Sabtu 11 September 2021.

Erick menyebut bahwa pelayanan transportasi terhadap masyarakat harus dilayani sebaik-baiknya. Sehingga dengan adanya wacana terobosan transportasi ini, bisa memudahkan mobilisasi masyarakat. Termasuk juga menghubungkan Light Rail Transit (LRT) dengan Trem.

Menurut Erick, wacana pengadaan transportasi yang dilakukan Pemkot Bogor juga dapat memudahkan masyarakat bertransportasi dengan baik. Misalnya, untuk masyarakat Bogor yang hendak pergi ke Jakarta, dan sebaliknya.

“Tentunya saya sangat mendukung terobosan yang diberikan Pak Wali Kota. Bagaimana transportasi untuk pelayanan publik, kita sinergikan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Pemerintah pusat lewat LRT dan Kota Bogor lewat Trem," bebernya.

Di tempat yang sama, Wali Kota Bogor, Bima Arya Sugiarto menjelaskan. Secara umum kajian atau feasibilty study (FS) dari wacana trem di Kota Bogor sudah selesai. Mulai dari konsep, hingga dana yang dibutuhkan, yakni sebesar Rp 1,6 triliun.

Hasil dari FS tersebut sudah disampaikan kepada Erick Thohir. Sehingga, ada dua hal yang perlu diselesaikan. Yakni terkait pendanaan dan kelembagaannya.

“Saya laporkan bahwa Kota Bogor siap untuk membangun komunikasi dengan semua, saya akan laporkan segera ke Pak Presiden. Dan pak Erick juga sarankan untuk melakukan pertemuan dengan Pak Presiden dan menteri terkait untuk melakukan akselerasi sambil melakukan sinkronisasi program ini," tutupnya.

Halaman:

Editor: Eries Adlin

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Terpopuler

X