Sudah Boleh Beroperasi, Kunjungan Mal di Bogor Masih Lesu

- Kamis, 2 September 2021 | 12:26 WIB
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat memantau penerapan protokol kesehatan di mal dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor (Yogi Faisal)
Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim saat memantau penerapan protokol kesehatan di mal dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor (Yogi Faisal)

BOGOR TENGAH, AYOBOGOR - Meski sejumlah mal dan pusat perbelanjaan di Kota Bogor diperkenankan untuk kembali beroperasi di masa PPKM Level 3 namun jumlah kunjungan masyarakat ke mal dan pusat perbelanjaan masih jauh dari harapan.
 
Chief Marketing Communication BTM, Chintan Silalahi mengaku, selama beroperasi di masa PPKM Level 3 jumlah pengunjung harian Mal BTM memang mengalami peningkatan. Hanya saja jumlah tersebut masih jauh dari harapan.
 
"Terdapat kenaikan dari mulai dibuka, ditambah dengan adanya pelonggaran dari pemerintah seperti jam operasional yang ditambah dan sudah bisa Dine In/Makan ditempat dengan kapasitas 50 persen Namun jumlah itu masih sangat jauh dari jumlah total kapasitas kami yang mencapai 30 ribu pengunjung," katanya kepada ayobogor.com Kamis 2 September 2021.
 
Saat ini jumlah rata-rata kunjungan Mall BTM masih berkisar 25 persen. Hal tersebut dikarenakan adanya batasan maksimal dan minimal usia pengunjung. Hal tersebut tentunya berbanding terbalik dengan konsep mal yang menyasar untuk semua kalangan masyarakat.
 
"Mungkin karena anak di bawah usia 12 tahun dan di atas 70 tahun tidak boleh masuk mal makannya sedikit berpengaruh pada tingkat kunjungan. Apalagi tempat bermain anak juga belum boleh beroperasi. Selain tempat belanja, anak-anak yang ke mal biasanya sambil bermain," ujarnya.
 
Tidak hanya itu, adanya peraturan penggunaan pplikasi PeduliLindungi juga memberikan dampak tersendiri bagi angka kunjungan mal dan pusat perbelanjaan.
 
Karena tidak semua pengunjung mal dan pusat perbelanjaan mempunyai gawai dan kuota, serta masih ada pengunjung yang belum vaksin dikarenakan alasan kesehatan sehingga hal tersebut mempengaruhi tingkat kunjungan ke mal dan pusat perbelanjaan.
 
Hal senada juga diungkapkan Communication Plaza Lippo Ekalokasari, Taufan. Ia mengaku walaupun sudah mulai beroperasi memang jumlah pengunjung di mal masih jauh dari harapan.
 
"Peningkatan jumlah pengunjung memang ada, tapi kalau dibandingkan dengan sebelum PPKM mah jauh. Masih lebih mending sebelum PPKM kalau dibanding dengan sekarang," ketusnya.
 
Kendati angka kunjungan masih jauh dari harapan, pihaknya mengaku tetap bersyukur karena sudah bisa beroperasi. "Syukuri ajalah dari pada belum boleh buka kan lebih parah," tukasnya. 

Editor: Husnul Khatimah

Tags

Terkini

Terpopuler

X